DOLOK SANGGUL – Komisi Kerasulan Kitab Suci keuskupan Agung Medan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kevikepan St. Filipus Rasul, Doloksanggul menyelenggarakan seminar Kitab Suci untuk kaum muda yang masih duduk dibangku pendidikan Tingkat Menengah Atas. Seminar sehari ini dilaksanakan dalam rangka pembukaan Bulan Kitab Suci Nasional 2015. Tujuan pelaksanaannya untuk mengajak kaum muda semakin mencintai Kitab Suci dengan membaca, mendalami dan menghayati isi Kitab Suci. Seminar ini dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2015 di Gedung Tumorang, Doloksanggul. Seminar ini diikuti oleh lima sekolah—ada SMK dan adapula SMA, dengan jumlah peserta sekitar 460 orang. Tema dari seminar adalah: “Anak yang melayani seturut sabda Allah” dan subtemanya: “Anak muda katolik menjadikan Yesus sebagai model pelayanan di keluarga, gereja dan masyarakat”. Adapun narasumber atas seminar ini adalah RP. Yoseph Sinaga, OFMCap.

Kegiatan seminar dimulai pada pukul 08.00-17.00 WIB. Sebelum masuk ke dalam materi, peserta diajak untuk bernyanyi, bergoyang dan bermain bersama untuk menghangatkan situasi, agar peserta yang satu dengan lain menjadi lebih akrab. Setelah itu, barulah masuk ke dalam materi seminar. Pastor Yoseph Sinaga, OFMCap, selaku narasumber untuk kegiatan, memberi penjelasan materi kepada peserta dengan penuh semangat dan peserta mendengarkan dengan dengan serius, bahkan sebagian besar dari peserta tampak mencatat poin-poin penting dari penjelasan narasumber. Dalam pemaparannya, Pastor Yoseph Sinaga, OFMCap, mengajak kaum muda untuk membaca Kitab Suci agar imannya semakin bertumbuh dan berkembang. “Kaum muda adalah generasi penerus gereja dan kamu muda harus mendasarkan hidupnya pada Kitab Suci. Kitab Suci membuat kita mengenal Allah, mengenal Yesus dan mengenal ajaran-Nya. Salah satu ajaran yang disampaikan oleh Yesus kepada kita adalah perihal pelayanan. Pelayanan sejati diwujudkan ketika orang lain menjadi lebih penting dari diri kita sendiri. Yesus sudah memberi teladan untuk kita. Kita dipanggil untuk lebih melayani dan bukan untuk dilayani. Pelayanan itu dapat kita wujudkan di tengah keluarga, gereja maupun masyarakat”, demikian penjelasan Pastor Yoseph Sinaga, OFMcap kepada peserta.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti seminar. Selain duduk mendengarkan penjelasan materi, kepada peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya mengenai materi. Setelah lelah mengikuti seminar, kini tiba waktunya makan siang. Setelah makan siang, peserta diajak untuk berekologi dengan membersihkan pekarangan sekitar aula secara bersama-sama untuk memperingati hari ekologi. Lalu setelahnya, dilanjutkan dengan kuis Kitab Suci. Kuis dimaksudkan untuk mengingatkan peserta akan materi. Peserta tampak senang mengikuti seluruh kegiatan, walaupun hanya beberapa orang saja dari peserta yang mendapat hadiah dari kuis. Setelah kuis, kegiatan diakhiri. Sepulang dari seminar, kaum muda ingat untuk baca Kitab Suci yach!!!

 

Reporterd by: Fernando Hadi Sumarta, SE

Comments are closed.