GETAR Lakukan Aksi Demo Ke Kantor Panwasli dan KPU Siantar

SIANTAR-Dalam putusan DKPP No. 61/DKPP-PKE-IV/2015 yang ditujukan kepada Panwasli Siantar tertanggal 17/11/2015 lalu, Getar (Gerakan Rakyat Save Pilkada Siantar) menyatakan pendapat bahwa putusan DKPP dengan segala pertimbangannya adalah gambaran yang sangat gamblak bagi kita Semua, dimana Siantar tengah berada dalam darurat pilkada dengan proses yang cacat hukum, oleh karena itu maka konsekuensinya proses pilkada siantar terancam batal demi hukum sehingga berpotensi kuat untuk terjadinya pilkada cacat Senin (23/11).

Dimana pilkada cacat hukum sangat merugikan semua pihak, tidak saja secara sosial, ekonomi maupun politik akan tetapi juga menciptakan ketidak pastian hukum bagi seluruh kontestan peserta pilkada kota Siantar. Agar semua itu tidak terjadi, Getar menuliskan bahwa putusan DKPP adalah solusi Fundamental yang harus dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen. Dan Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi merupakan institusi yang bertanggung jawab untuk melaksanakan putusan DKPP sekaligus menyelamatkan pilkada kota Siantar dari ketidak pastian hukum.
Getar juga menuntut agar Bawaslu Provinsi, memberhentikan secara konsisten dan Konsekuen ketiga komisioner panwas kota siantar, sebagaimana  putusan DKPP, membatalkan putusan rekomendasi panwas kota Siantar sepanjang mengenai penetapan Surfenov Sirat dan Parlindungan Sinaga sebagai paslon Walikota Siantar, dan meminta Kepada KPU Siantar untuk menganulir atau membatalkan Keputusan No. 45/Kpts/KPU-Kota-022.656024/XI/2015 tertanggal 3 November 2015 tentang tetap menjalankan tugas sesuai dengan putusan Bawaslu Sumut dan KPU hanya akan tunduk terhadap Peraturan dan bukan kepada ancaman atau gertakan serta interpensi apa pun diluar peraturan.
Usai memberikan tanggapan koordinator aksi memberika selebaran tuntutan dan pendapat Getar kepada ketua KPU Mangasih Tua Purba dan menandatangani pernyataan sikap kepada Getar
“Selain Penetapan Paslon Surfenov Sirait dan Parlindungan Sinaga serta yang terakhir tuntutan Getar kepada Bawaslu RI agar mengawasi Bawaslu Provinsi agar benar benar menjalankan putusan DKPP secara tuntas.,”sebut kordinator aksi
Tuntutan dan Pendapat Getar disampaikan Koordinator Aksi Frederiq Kepada Ketua KPU Siantar Mangasih Tua Purba di Kantor KPU jalan Porsea Kota Siantar. Dalam kesempatan tersebut ketua KPU memberikan tanggapan “kalau setelah Putusan DKPP dibuat Ketua Bawaslu Sumut sudah koordinasi dengan KPU RI. Dimana pembahasan juga sampai ke Logistik dan KPU siantar siap untuk melaksanakan pilkada. Serta terkait dengan putusan batas waktu 7 hari yang ditetapkan akan jatuh besok (hari ini 24/11-red) KPU siantar dan seluruh masyarakat akan mengetahui hasilnya.”kata Mangasih
Dan informasi yang dihimpun, sebelumnya aksi terlebih dahulu dilakukan kekantor Panwasli Siantar di jalan Sanggar, akan tetapi Getar tidak mendapat tanggapan hingga melanjutkan langkah ke Kantor KPU Siantar.
Penulis : Renold
Editor   : Hendri S

Comments

Berikan Komentar Anda