SIMALUNGUN-Pilkada Kabupaten Simalungun diprediksi berjalan mulus dan aman dan dimenanghkan telak oleh Paslon nomor urut 1 TPS – Syah. Pasalnya survei elektabilitas kelima pasangan calon bupati dan wakil bupati dimenangkan telak pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut, yang mana paslonTPS – Syah tak terbendung lagi untuk memimpin Kabupaten Simalungun lima tahun kedepan 2015 – 2020.

Hal tersebut tergambarkandari hasil survei Lingkar Rumah Rakyat (LRR) Indonesia baru – baru ini di Kabupaten simalungun. Pasangan no1 Tumpak Siregar dan Irwansyah Damanik dukungan Partai Politik Hanura, PDIP dan PKPI unggul telak dengan elektabilitas 42 persen. Pasangan no urut 4, J. R. Saragih dan Amran Sinaga dengan dukungan Partai Politik Demokrat membuntuti dengan elektabilitas 29 persen,” ucap Direktur riset LRR Indonesia Sumatera Utara Thomas J Tarigan SH dan Direktur LRR Indonesia Simalungun Adri Pinontoan SPd di dampingi Tim Peneliti Rudi Samosir M Ikom kepada wartawan, Senin (30/11).

Selanjutnya, diikuti paslon no urut 3, Nuriaty Damanik dan Posman Parlindungan Simarmata dukungan Partai Politik Golkar, Gerindra, Nasdem, PAN dan PKB dengan elektabilitas  11 persen. Kemudian paslon no urut 2, Evra Sassky Damanik dan Sugito dukungan Perseorangan dengan elektabilitas 8 persen dan terakhir paslon no urut 5, Lindung Gurning dan Sholeh Saragih dukungan Perseorangan dengan elektabilitas  3 persen,” kata mereka

Menurut Direktur riset LRR Indonesia Sumatera Utara Thomas J Tarigan SH, bersama Direktur LRR Indonesia Simalungun Adri Pinontoan SPd dan Tim Peneliti Rudi Samosir M Ikom pilkada Simalungun telak dimenangkan TPS-Syah. Karena kpaslon no urut 1 memiliki banyak basis pendukung. Visi dan misi paslon no urut 1 juga menurut survei mendapat tanggapan respon positif dari masyarakat.

“Hasil survei LRR Indonesia ini dilakukan dengan sisten teknik acak Stratifikasi Proposional (Stratified Proportional  Random Sampling), teknik pengumpulan data yang digunakan kuisioner dan uji validitas menggunakan Spearman dan Reabilitas Alpha Cronbach. Sasaran Kuisioner diantaranya,  Orang tua 60 persen dan pemuda 40 persen”, kata Mereka.

Rudi Samosir, selaku tim peneliti LRR Indonesia mengatakan bahwa minat yang menentukan pemilih  dipengaruhi antara lain, Adanya hubungan pemilih antara pemilih dengan calon 30 persen. Adanya iming – iming (janji) uang (sembako) 35 persen. Pemilih merupakan anggota partai politik tertentu  25 persen. Janji kampanye dan politik jika menang 10 persen.

“Faktor yang untuk tidak memilih adalah kekecewaan terhadap kinerja paslon dan malas datang ke TPS lebih memilih untuk libur (berjalan – jalan) pada saat pemilihan”, ujar Rudi.

Lanjutnya, survei LRR Indonesia dilakukan 16-21 Nopember 2015, dengan menggunakan sampel menggunakan slovin Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Simalungun dibagi DPT di 15 Kecamatan wilayah Kabupaten simalungun yakni, Kecamatan Siantar, Kecamatan Bandar, Kecamatan Hatonduan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kecamatan Silau Kahean, Kecamatan Haranggaol Horison, Kecamatan Pematang Bandar,  Kecamatan Gunung Malela, Kecamatan Dolok Panribuan, Kecamatan Tanah Jawa, Kecamatan Panambean Panei, Kecamatan Sidamanik, Kecamatan Tapian Dolok, Kecamatan Sarang Padang dan Kecamatan Dolok Panribuan,” paparnya.

Namun begitupun, Rudi mengatakan, hasil survei ini tidak mutlak menentukan pemenang pilkada Kabupaten Simalungun, sebab penentuannya adalah pada tanggal 9 Desember 2015 nanti. “Peneliti (Survei) ini dilakukan  guna melakukan pengaruh sosialisasi paslon pada pilkada simalungun”, Aku Rudi.

 

Editor : Hendri Siadari

Comments are closed.