SimalungunPada tahun anggaran (TA) 2016 Pemerintah Kabupaten  Simalungun telah memprogramkan untuk melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan terutama yang menghubungkan daerah-daerah sentra produksi pertanian dan pariwisata. Dimana pada tahun 2016 mendatang Pemkab Simalungun memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk infrastrutur sebesar Rp. 98 milyar dan akan segera ditenderkan pada bulan Desember ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Simalungun Mixnon A Simamora SIP Msi bersama Kadis PU Bina Marga Johannes SP, Selasa 01/12/2015 di Pamatang Raya memaparkan bahwa program perbaikan infrastruktur jalan tersebut telah diajukan saat DR JR Saragih SH MM menjabat sebagai Bupati Simalungun.

Mixnon menambahkan bahwa, DAK tersebut untuk Kabupaten Simalungun mengalami kenaikan berkat upaya mantan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM, dimana DAK infrastruktur daerah tahun 2016 meningkat lebih dari Rp 80 miliar dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp 17 miliar.

 “Kegiatan ini sebenarnya telah diprogramkan sebelumnya, saat DR JR Saragih SH MM masih menjabat Bupati Simalungun dan sesuai dengan petunjuk dari kemeterian pembagiannya sesuai dengan perioritas daerah kabupaten/kota setempat, karena Kabupaten Simalungun pada tahun 2016 mendapat DAK sebesar Rp 98 milyar, sehingga pembagiannya untuk infrastruktur jalan sebesar Rp. 70 milyar, infrastruktur irigasi Rp. 20 milyar, untuk sanitasi dan perumahan sebesar Rp. 8 milyar,”kata Mixnon.

Dikatakan, DAK tersebut sudah mendapat persetujuan dari pihak kemeterian terkait dengan lokasi-lokasinya artinya sesuai dengan peruntukkannya. Kegiatan ini diharapkan dapat segera di laksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kadis PU Bina Marga Johannes SP, ada 15 ruas jalan di wilayah kecamatan yang segera akan di tangani diantaranya berada di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Hutabayu Raja, Saribudolok, Silaou Kahean, Pematang Bandar, Dolok Pardamean dan Pamatang Sidamanik.

“Jalan yang akan segera kita tangani ini adalah jalan-jalan strategis yang terkoneksi dengan jalan Negara maupun provinsi seperti jalan di Sebelawan yang menghubungkan dengan jalan negara Siantar menuju Medan, jalan untuk mendukung koridor Sei Mangke di Hutabayu Raja, jalan menuju kawasan obyek wisata Tinggi Raja di Silaou Kahean, jalan menuju kawasan obyek wisata Tiga Ras Dolok Pardamean dan jalan-jalan mendukung akses produksi pertanian,”jelas Johannes.

Menyinggung tentang pelaksanaan pekerjaanya, Johannes mengatakan bahwa pada Bulan Desember 2015 ini sudah akan ditenderkan, sehingga saat APBD di sahkan pekerjaan tersebut sudah dapat dimulai. “Jadi sesuai dengan Peraturan Pressiden (Perpres) No 4 tahun 2015 tentang perubahan ke empat Perpres No 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, disebutkan bahwa kita bisa melakukan tender mendahului pengesahan APBD, sehingga ketika APBD di sahkan kita lakukan penandatanganan kotrak kerja dan langsung kerja,”ujarnya.

Sedangkan untuk penanganan infrastruktur irigasi, menurut Kepala Dinas PSDA Budiman Silalahi , lebih memprioritaskan daerah-daerah yang menjadi sentra produksi pertanian di Kabupaten Simalungun.

 

Editor : Hendri Siadari

Comments are closed.