Siantar- Terkait permasalahan kantor Pemuda Pancasila yang terletak di jalan WR Supratman kelurahan Proklamasi kecamatan Siantar Timur, yang digugat oleh Ketua MPC PP Ronal Darwin Tampubolon, membuat Ketua PP 1959, DR Minten Saragih buka suara soal gedung itu.

“Ada ada saja dia itu kalau mau jadi ketua cari lah kantor lain, kantor PP ini saya yang bangun hasil dari keringat saya sendiri dan para dermawan,” tegasnya ketika di konfirmasi wartawan, Rabu (25/11).

Bukti yang ia miliki, Surat Perjanjian sewa tanah milik Perumka Eksplotasi Sumatera Utara nomor JB.310/1V/709/EKD-97 pada tahun 1997 yang ditanda tangani Ir Tukidi.

Ditambahnya, bermula dari pengontrakan dan pembangunan gedung, itu hasil jerih payah saya dibantu para demawan. “Bangunan itu berdiri tak ada dibantu oleh MPW PP Sumut,” tukasnya.

Lanjutnya, jika gedung itu dulu disewa atas nama Pemuda Pancasila Kota Siantar, maka dia akan serahkan. “Kecuali kantor sudah milik Pemuda Pancasila kemudian saya alihkan menjadi milik pribadi tentu saya sudah menyalahi,” tegasnya menjawab pernyataan Ronal.

Imbaunya, berbicaralah dengan bukti. “Kalau menggugat bisa, tapi mengadu tak bisa, karena kita harus berbicara tentang legalitas, mana buktinya itu pinjam pakai,” pungkasnya.

Diceritakan minten, gedung itu disewanya langsung setelah dilakukan permohonan kepada PJKA, termasuk beberapa kios di sekitar gedung miliknya. “Sampai saat ini legalitas lahan ini ada terdaftar di kantor PJKA di Medan,” ujarnya menambahkan kalau kantor PP yang sah berada di jalan WR Supratman Belakang semasa di ketuai Alm Jamin Purba.

Lebih jelas dia mengatakan, agar Ronal untuk bicara pada lembaga bantuan hukum dan menyambangi PJKA. “Sekali lagi saya tegaskan, mari berbicara legalitas, kalau mau jadi ketua di cari kantor. Masalah ini silahkan bicara kepada lembaga bantuan hukum Pemuda Pancasila 1959, jika kurang puas kurang silahkan ke kantor PJKA Medan,” akhirnya.

 

Editor : Hendri Siadari

Comments are closed.