SIANTARWarga yang tertimpa bencana banjir akibat hujan lebat bersama angin kencang yang menyebabkan rumah warga rubuh dan memakan korban jiwa belum mendapat bantuan dari pemerintah kota Siantar yang dibidangi oleh BPBD kota Siantar.
Lokasi rumah warga yang menjadi korban banjir tampak dibersihkan oleh puluhan personil Brimob kota Siantar, tampak personil membersihkan halaman rumah warga dari serpihan pecahan batu dan tembok yang meghalangi jalan lintasan warga.
Saat ditemui anggota BPBD Kota Siantar Rabu (3/12) sekitar pukul 16.50 WIB yang ada dilokasi mengatakan kalau Kepala BPBD tidak ada dating dan saat ditanya batuan apa yang sudah diberikan kepada korban banjir, agggota BPBD berambut pendek dan berkaca mata tersebut menjawab kalau BPBD Kota Siantar belum ada memberikan bantuan apapun kepada korban dan begegas meninggalkan awak media.
Salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan mengatakan kalau korban yang meningal Dunia sudah dikebumikan, da terkait dengan korban yang dilarikan kerumah sakit warga ini mengatakan belum kembali kerumahnya karena kondisi korban masih trauma dan syok. Sehingga korban masih mendapat perawatan dirumah sakit Tiara.
Mengenai batuan dirinya tidak tau pasti siapa saja yang sudah memberikan bantuan akan tetapi dari pemerintahan belum ada, dan yang masih melakukan bantuan hanya dari Brimob dengan membersihkan tembok Kuburan cina yang rubuh dan jatuh dihalaman rumah warga.  
Sebelumnya ketika awak media menemui Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Siantar Poltak Manurug SE Sekitar pukul 11.00 WI  mengatakan kalau dinasnya ada melakukan bantuan kepada korban banjir yang menghancurkan rumah warga dikampung Banjar, dan Poltak juga prihatin dengan korban bencana.
Tambahnya kalau dinasnya memberikan bantuan dengan bekerjasama dengan BPBD, adapun bantuan tersebut seperti Tenda keluarga sebanyak 10 Unit, matras 20 Unit dan ada alat lain ynag dibutuhkan akan tetapi Kosong digudang Disosnaker, maka untuk itu disosnaker sedang melakukan penyuratan kepada Provinsi untuk meminta barang agar digunakan kepada Korban serta diupayakan barang yang kurang akan tiba Kamis jika cepat di rekomendasi Gubernur.. (rs)

Comments are closed.