Calo Karyawan di PTPN IV Dihukum 4 Tahun Penjara

Ilustrasi

MEDAN| Cok
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, menjatuhi hukuman 4 tahun penjara kepada Endah Yuli Astuti yang bekerja sebagai calo bagi yang ingin bekerja di PTPN IV, betapa tidak dia terbukti bersalah menipu 97 orang yang ingin menjadi karyawan di perusahaan plat merah itu. Hukuman itu dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Mirdin Alamsyah, Senin (22/2/2016).

Mirdin Alamsyah, saat membacakan amar putusan mengatakan, Endah Yuli Astuti telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

“Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” kata Mirdin.

Sementara itu, Endah menangis mendengar putusan majelis hakim. Melalu penasihat hukumnya, dia menyatakan masih pikir-pikir.

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Syamsir dan Irma Hasibuan. Namun, kedua JPU malah menyatakan akan banding.

Dalam perkara ini, Endah telah menipu 97 orang dengan modus menjanjikan akan diluluskan sebagai karyawan PTPN IV. Untuk menyakinkan korbannya, Endah mengaku sebagai orang dekat mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Para korban kemudian diminta menyetor uang antara Rp150 juta hingga Rp250 juta ke rekeningnya. Namun setelah uang diterima, tidak satu pun korban yang lolos sebagai karyawan PTPN 4. Perbuatan Endah terendus setelah para korban melapor ke polisi. Dalam penipuan itu, Endah disebutkan menerima dana yang jumlahnya mencapai Rp26 miliar.

Endah ditangkap disebuah rumah kontrakan di Solo, Jawa Tengah, 18 September 2015 lalu.