Angkatan 66 Pematangsiantar Periode 2015-2020 Dilantik

Pj Walikota: “Kita Butuh Tokoh Panutan Seperti Angkatan 66”

BERITA SIANTAR | INFO RAJAWALI

Ketua Umum Dewan Pengurus Angkatan 66 Sumatera Utara (Sumut) H Ben Sukma Harahap, disaksikan Penjabat Walikota Pematangsiantar Drs.Jumsadi Damanik,SH,M.Hum serta para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pematangsiantar, Sekda Drs.Donver Panggabean, M.Si melantik Dewan Pengurus Angkatan 66 Kota Pematangsiantar periode 2015-2020, Rabu (4/5) di Rumah Dinas Walikota Pematangsiantar, Jalan M.H Sitorus.

PJ.Walikota dalam kata sambutannya mengatakan, peran dan partisipasi Angkatan 66 cukup memberikan arti bagi pembangunan Kota Pematangsiantar, dengan memberikanan masukan-masukan yang konstruktif dalam upaya pencapaian peningkatan pembangunan kedepan menuju masyarakat yang sejahte
ra.

Ditambahkan, semangat juang Angkatan 66 harus tetap terjaga, karena Angkatan 66 ini adalah merupakan sosok-sosok panutan bagi generasi muda sekarang. Baik organisasi kepemudaan maupun organisasi lainnya. “Tentu kiprah yang diharapkan untuk Angkatan 66, harus bisa menjadikan organisasi ini menjadi suri tauladan bagi generasi muda. Untuk itu kita butuh tokoh-tokoh yang masih hidup sebagai panutan dan tauladan, dan Angkatan 66 inilah contohnya,”katanya.

Karena itu pula, lanjut Walikota, Angkatan 66 ini harus terus memberikan masukan dan pemikiran kepada pemerintah untuk membangun. “Kami siap dikritik, tetapi kritikan untuk membangun kota Pematangsiantar ini. Ada pepatah rumah makan bilang, kalau masakan kami tidak enak, terlalu pedas, terlalu asin dan lainnya jangan disampaikan ke seluruh publik tetapi bisikkanlah kepada kami. Tetapi kalau masakan itu lezat informasikanlah kemana-mana. Kota Pematangsiantar sedang berpacu agar sejajar dengan daerah – daerah lain,”katanya.

Sementara itu, Ben Sukma Harahap dalam sambutannya mengatakan, Angkatan 66 terus berupaya mengumpulkan berbagai komponen diantaranya komando aksi, Angkatan 66, Exponen 66 dalam upaya menyatukan perbedaan organisasi dengan tuntutan yang sama. Tujuannya adalah untuk memperjuangkan Tritura yang kini tidak lagi untuk membubarkan PKI tetapi untuk menghapuskan idiologinya (PKI-red), yang menginginkan agar masyarakat tetap miskin. “Untuk itu saya coba menghimpun kembali teman-teman dari Angkatan 66 dan generasi penerus untuk melanjutkan ideologi dan perjuangan untuk kesejahteraan rakyat serta dapat memberikan masukan dan advis kepada Pemerintah,”katanya.

Susunan pengurus Angkatan 66 terdiri dari Dewan Kehormatan H Zulkarnain Nasution, Pariaman Pakpahan, D M Ater Siahaan, dan Ki Drs Darjat Purba SH MM, Dewan Penasehat H Adnan Nur, DR Anthon Sihombing, Piskes Panjaitan dan Muhsinsyah SH.

Dewan Pimpinan Pengurus Harian Angkatan 66 di Ketua, wakil ketua I, II dan III H Mariaman Naibaho SH, Drs H Muhammad Natsir Armaya Siregar, Bulman Harianja BA dan Sirwan Hazzly Nasution SH I. Sekretaris, wakil sekretaris I, II, bendahara, wakil bendahara I dan II, Muhammad Saleh Sitompul, Ashari Siregar, Drs H Muhammad Akhir Harahap, Jamansen Purba SH, H Abdul Kadir Ritonga, dan H Abdullah Lubis SH, Sunardinsyah.

Ketua Bagian Organisasi dan Ideologi Drs Zulkarnaen Daulay, bagian politik dan pertahanan Fauzi Siagawan Munthe, Bagian Ekonomi dan Pembangunan H Syahrul Nasution, Bagian Sosial dan Budaya Zulkifly Nasution, Bagian Pengkajian dan Pengembangan Khairudin Ibra Harahap, Bagian Hukum dan HAM H Iswan Lubis SH, Bagian Agama Drs H Rasyid Nasution, Bagian Pendidikan Jamaluddin Harahap, Bagian Kesehatan dan Lingkungan Hidup Drs Makmur Apt, Bagian Pariwisata Drs Irwansyah Aritonang, Bagian Dokumentasi dan Arsip H Rusdi Ali Nasution, Bagian Pembinaan Generasi Muda Faidil Siregar SAg, Bagian Publikasi dan Humas H Zulhanif AL dan Bagian Pengembangan SDM Defry Simanjuntak.