Toko Roti Aroma Jalan Kartini, Diduga Tak Miliki UKL dan UPL

Toko Aroma Bakery dan Cake Shop

SIANTAR | inforajawali.com

Toko Aroma Bakery dan Cake Shop, yang terletak di Jalan Kartini Kecamatan Siantar Barat, diduga tidak memiliki dokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolahan Lingkungan- Upaya Pemantaun Lingkungan).

Padahal, menurut peraturan yang berlaku diharuskan setiap perusahaan diwajibkan memiliki dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal) seperti yang diamanatkan UU 32 Tahun 2009, Permen LH 13 Tahun 2002 dan PP 27 Tahun 2012.

Informasi yang dihimpun, Rabu (26/5/2016) dari BLH, bahwa toko roti Aroma yang berada di Jalan Kartini Kecamatan Siantar Barat, tidak memiliki UKL dan UPL.

“BLH (Badan Lingkungan Hidup) telah memberikan teguran kepada Toko Aroma karena tidak memiliki UKL-UPL sebagaimana yang diamanatkan UU 32 Tahun 2009, Permen LH 13 Tahun 2002 dan PP 27 Tahun 2012,” ungkap Humas BLH Siantar Dedy Tunasco, Rabu (26/5/2016).

Dikatakan Dedy, BLH juga harus memastikan bahwa Toko Roti Aroma memiliki IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah), yang bertujuan bahwa air limbah Toko Roti Aroma tidak mencemari lingkungan.

“BLH telah mendatangi Toko Aroma sebanyak dua kali, namun penanggung jawabnya tidak berada di tempat. Kedatangan BLH untuk memastikan, apakah Toko Aroma memiliki IPAL agar air limbahnya tidak mencemari lingkungan,”ungkap Dedy.

Sementara ketika dikonfirmasi dengan Emma selalu Kepala Toko Aroma mengaku tidak mengetahui dokumen UKL-UPL yang ditanyakan oleh wartawan.

Emma mengatakan segala surat menyurat langsung ke kantor Aroma yang berpusat di Medan.

“Saya tidak tahu dokumen UKL-UPL itu bang, silahkan tanyakan dengan kantor pusat di Medan,”ucap Emma.

Begitu juga dengan surat teguran yang dilayangkan BLH Siantar, Emma berdalih tidak tahu.

“Tidak tahu juga aku bang. Segala surat-surat langsung ke Medan,”kata Emma kepada beberapa wartawan.

Penulis Manson Halomoan Purba