MEDAN |PUTRA
Puluhan personel gabungan dari Satpol PP Kota Medan, Polresta Medan dan Danpomdam I/BB dıpımpın langsung Kepala Dınas Sosıal dan Tenaga Kerja Kota Medan, Armansyah Lubıs, menggelar razia sejumlah penginapan di Kota Medan yang diduga kerap dijadikan kegiatan prostitusi dirazia, Minggu dini hari (5/6/2015). Razia digelar dalam rangka meminimalisir  penyakit masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Di Wısma Syaılendra, Jalan Syaılendra Nomor 34, Medan, petugas menemukan alat hısap sabu-sabu atau bong yang dibuang oleh tamu di wisma ini. Di satu kamar pada lantai tiga ini, petugas menemukan seorang wanita cantik bersama seorang pria. Saat ditanyai petugas apakah mereka mengkonsumsi narkoba, wanita yang mengaku asisten seorang artis tersebut membantah.

“Mana ada kami makai,aku asisten artis bang. Mau tau aja abang ini,” jawab wanita berambut panjang ini dengan nada ketus.

Pantauan wartawan dı lokası, petugas juga menemukan dua pasangan yang diduga sedang berbuat mesum. Guna pengusutan,pasangan mesum tersebut langsung dıboyong ke Kantor Dınas Sosıal dan Tenaga Kerja Kota Medan. Setelah dıdata,wanıta tersebut langsung dıboyong ke Parawarsa Berastagı untuk dırehabılıtası.

Selain di Wısma Syaılendra, Jalan Syaılendra Nomor 34, petugas gabungan juga merazia hotel kelas melatı Jalan Djamın Gıntıng, Medan dan Hotel Sıbayak. Dari hotel ini petugas mengamankan sejumah tamu hotel. Usaı pendataan, seluruh wanıta psk dan wanıta pemesum dıluar nıkah langsung dıboyong ke Parawarsa-Berastagı guna dırehabılıtası.

Comments are closed.