Diduga Mengantuk Saat Memancing, Joellesdi Nyemplung ke Danau Akhirnya Meninggal Dunia

SIANTAR | inforajawali.com

Diduga Joellesdi Jeremia Siregar, mengantuk saat memancing di Danau Toba, yang akhirnya terjatuh ke danau dan mengakibatkan warga Kelurahaan Sukadame Kecamatan Siantar Utara meninggal dunia.

Suasana duka yang mendalam bagi orangtua korban St Budiman Siregar dan istrinya Erika br Rumahorbo saat mayat alm Joellesdi Jeremia Siregar (21) tiba dirumah duka Jalan KS Tubun Kelurahan Sukadame Kecamatan Siantar Utara pada hari, Minggu (5/6) sore

Tampak orangtua korban tak henti hentinya meneteskan airm mata atas kepergian anak bungsunya bersama keluarga dan juga kerabat dan teman sekolah turut berbelasungkawa atas kepergian alm Joellesdi Jeremia Siregar.

Orangtua korban Erika br Rumahorbo saat dimintai tanggapan, Senin (6/6) disela sebelum acara pemakaman anaknya menyebutkan bahwa Joellesdi Jeremia Siregar anak kelima dari lima bersaudara dua laki laki dan tiga perempuan.

“Dia ini anak saya yang paling kecil dan paling saya sayangi,”kata Erika.

Masih kata dia Joellesdi baru saja menamatkan studinya dari SMK Cinta Rakyat Jalan Melanthon Siregar,”dia baru tamat tahun ini.”

Erika juga menerangkan anak paling kecilnya ini baik sekali sama keluarganya baik itu kepada kakak dan abangnya,”kenapa kamu secepat itu meninggalkan mama mu ini nakku,mama sayangnya sama mu tapi kenapa kamu tinggalkan mama.”

Sebelumnya korban Joellesdi Jeremia Siregar warga Jalan KS Tubun Kelurahan Sukadame Kecamatan Siantar Utara tewas setelah nyemplung kedanau tepatnya dilokasi Huta Swalanan Nagori Sibaganding Kecamatan danau toba , Minggu (5/6) siang.

Informasi yang diperoleh sebelum kejadian korban bersama empat temannya berangkat dari Siantar menuju lokasi pemancingan pada hari Sabtu (4/6).

Setelah tiba dilokasi korban bersama temannya menginap disebuh tempat penginapan berlokasi di Parapat. Lalu minggu paginya (5/6) korban bersama temannya menuju kawasan pemancingan berlokasi dihuta Swalanan Nagori Sibaganding Kecamatan Sipanganbolon.

Setiba dilokasi tepatnya sekira pukul 09.00 Wib korban bersama temannya langsung memancing spontan korban terpeleset hingga akhirnya nyempulung kedanau.

Melihat korban yang nyemplung kedanau, temannya bingung untuk menolong korban lantaran korbans sewaktu nyemplung kedanau tidak terlihat lagi,”saat korban nyemplung kedanau kami tidak melihatnya lagi,”ucap Yuda yang diamini Toni dan Septo teman alm Joellesdi Jeremia Siregar.

Melihat kecurigaan itu lalu teman korban menemui Timsar hingga akhirnya turun kelokasi hari itu juga. Hanya saja meski Timsar sudah turun sedikit mengalami kesulitan menemukan korban. Hingga akhirnya Timsar menggunakan alat sirih sebagai permohonan pencarian korban dilokasi dan akhirnya baru korban ditemukan sekira pukul 12.OO Wib.

Setelah korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian langsung dibawa ke RSU yang berlokasi di Parapat guna mendapatkan visum dan akhirnya tidak bernyawa lagi lalu memberitahukan kepada pihak keluarganya bahwa Joellesdi meninggal dunia,”setelah korban sudah ditemukan kami baru memberitahukan kepada petugas  agar diberitahukan kepada orangtuanya bahwa anaknya sudah tiada lagi.”

Menurut sumber dilokasi yang layak dipercaya mengatakan bahwa kuat dugaan korban Joellesdi Siregar diduga mengantuk karena satu malam begadang sesama temannya.

“kami semalam begadang diduga korban terjatuh karena ngantuk,”ucap temannya.

Penulis Manson Purba

Comments

Berikan Komentar Anda