INFORAJAWALI.COM | SIANTAR

Pemeritahan kota Pematangsiantar, dalam menerapkan aturan dan peraturan IMB serba-serbi atau bisa dikatakan semau gue serta dilanggar oleh Pemko Pematangsiantar, itu sendiri.

Penyebabnya, bangunan sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar, hingga sekarang tidak pernah ada izin mendirikan bangunan dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Pematangsiantar (BPPT)

Hal itu diungkapkan oleh Kadis BPPT melalui Kabid Perizinan Mardiana, melalui telepon selulernya, Selasa (28/6/2016) sekira pukul 16.30 WIB.

Menurut Mardiana, pihak dari BPPT Kota Pematangsiantar, tidak pernah mau untuk memberikan izin mendirikan bangunan dilahan yang bermasalah. Apalagi, lahan yang berada di Tanjung Pinggir, yang masih status dari lahan Perkebunan PTPN III.

” Sampai sekarang pihak kita BPPT, tidak pernah mengeluarkan IMB dari pembangunan SLB tersebut,” kata Mardiana

Ditanya kru apa ada perintah dari Sekda, untuk menerbitkan IMB, Mardiana mengatakan belum tau menahu kalau ada perintah atasan.

” Belum tau hingga sekarang apa sudah ada perintah atasan,” jelasnya

Kru kembali bertanya kenapa bisa berjalan pembangunan tanpa IMB, Mardiana juga bingung kenapa berjalan pembangunan tanpa ada IMB.

Amatan kru dilapangan, Pembangunan SLB terus berlanjut tanpa ada IMB, maka kuat dugaan Pemko Pematangsiantar, yang dipimpin Pj Walikota Jumsadi Damanik, tidak taat aturan.

Penulis : Manson Purba

Comments are closed.