Tayang Film Berbau Porno, PT.Taksa Vision Diprotes Warga

Inforajawali.com | Rantauprapat

Pihak KPID , Komisi Penyiaran Indonesia Daerah,Sumut menganjurkan kepada ormas yang ada di Labuhanbatu raya melaporkan Pihak Pt.Taksa Vision ke pihak yang berwenang, anjuran tersebut terkait penayangan Film yang di siarkan oleh Pihak PT.Taksa Vision yang  berbau porno pada siang hari.

Kepada wartawan , Muslim Harahap Ketua Pokja Pengaduan KPAID Sumut mengatakan bahwa penayangan yang dilakukan pihak PT Taksa Vision jelas melanggar UU No.44 Tahun 2008 tentang pornografi.

” Kalau benar seperti itu pihak PT Taksa Vision sudah Melanggar undang-undang tentang pornografi,dan itu ada pidananya ” kata Muslim Harahap saat ditanya wartawan via Telpon.
Kelompok kerja pengaduan KPID Sumut itu juga menganjurkan agar masyarakat melaporkan inseden yang sudah merusak moral tersebut ke pihak yang berwenang ,” waduh kalau seperti diminta saja kepada ormas – ormas agar melaporkan nya ,karena selain merusak moral tayangan tersebut juga tidak pantas di tayangkan ,karena dapat merusak moral anak-anak saat melihat siaran tersebut” ujarnya.

Pihaknya juga menyayangkan terhadap kinerja pemerintah kabupaten yang tidak melakukan pengawasan terhadap PT.Taksa Vision,” mana ni pemerintah setempat,jangan hanya memberikan izin saja tanpa adanya pengawasan,” sebutnya.

Sementara Ketua Api Labuhanbatu Fams Manik , saat di Minta tanggapan mengaku akan melakukan penelusuran terhadap Pt.Taksa Vision Terkait penyiaran Film yang berbau porno yang disiarkan oleh pihak PT Taksa Vision Tersebut, “pun begitu ,kami harus menyelidiki nya dulu dan mengumpulkan data-data yang autentik, setelah lengkap kita akan laporkan  PT Taksa Vision ke pihak yang berwajib” katanya.,

Sementara terkait penayangan Film berbau porno tersebut pihak Taksa Vision mengaku bahwa perusahaan tersebut hanya melakukan kontribusi dan penyaluran kepada pelanggan – pelanggannya ,” jadi  kami disini hanya menyalurkan kan saja ,dan  kita tidak  mengetahui adanya tayangan seperti itu , karena melihat itu kita pun  sudah memutuskan kontrak kepada siaran yang menayangkan Film yang berbau porno tersebut,” kata Manager PT Taksa Vision Andre melalui salah seorang staf nya.

Untuk diketahui bahwa Masyarakat,Kota Rantauprapat selaku pengguna jasa saluran TV Kabel berlangganan menyesalkan dengan siaran yang disalurkan PT.Taksa Vision  Rantauprapat , Pasal nya
Perusahaan jasa penyiaran  yang berkantor di jalan Rantau lama ,kec Rantau Utara (Labuhanbatu) diketahui telah menyiarkan dan menyajikan kelayar kaca dengan acara film khusus dewasa yang bernuansa porno gerapi  pada waktu siang sampai sore hari,Minggu (02/09) kemarin.

Kepada wartawan ,Julia  yang baru beberapa bulan berlangganan saluran TV kabel tersebut mengaku terkejut sesaat melihat tayangan yang sangat tidak mendidik tersebut disalah satu siaran luar yang tayangkan pihak PT.Taksa Vision ,” ngerih kali akh siaran di TV kabel ntu, siang bolong pun ada acara Film dewasa tanpa ada sensor ” akunya, beberapa waktu lalu.

Dia mengharapkan agar pihak pemerintah khususnya Komisi Penyiaran Indonesia  agar lebih memperhatikan tayangan yang disiarkan Pt.Taksa Vision acara yang positif apa bila di waktu siang hari,” kalau siang terkadang kan anak-anak juga menonton,jadi sewaktu ada tayang seperti itu gimana coba” ujarnya.

Terkait itu , Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumut belum dapat dikonfirmasi wartawan.(zul)

Teks Poto: Kantor PT Taksa Vision Cabang Rantauprapat.