Simalungun | inforajawali.com

Bupati SImalungun Dr JRSaragih SH MM didampingi sejummlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan kunjungan seilahturrahmi di kantor pusat Gereja Krristen Protestan Indonesia (GKPI) Jalan MH Sitorus, Pematangsiantar, Rabu 09/11/2016.

Kehadiran bupati bersama rombongan di kantor pusat GKPI tersebut disambut Sejumlah pendeta GKPI yang selanjutnya melakukan pertemuan. Dalam pertemuan itu beberapa pendeta menyampaikan curahan hati (curhat) kepada Bupati Simalungun.

Pdt. WS Simanjuntak mengatakan bahwa, pihaknya akan melaksanakan pembangunan rumah dinas koordinator GKPI Wilayah III, yang wilayahnya meliputi, Pematangsiantar-Simalungun dan Serdang Bedagai. Oleh karenanya diharapkan Bupati Simalungun dan pemerintah daerah dapat memberikan batuan dalam pembangunan rumah dinas tersebut.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Bupati Simalungun ke kantor pusat GKPI, dan kami mengharapkan bantuan untuk pembangunan rumah dinas Koordinator GKPI wilayah III, yang wilayahnya meliputi Pematangsiantar-Simalungun dan Serdang Bedagai, yang saat ini sedang dalam proses pengumpulan dana untuk pembangunannya,” ujar Simanjuntak yang juga Koordinator GKPI Wilayah III itu.

Sementara itu, Pdt R Gultom, dari GKPI Simpang Raya, mengharapkan bantuan Bupati Simalungun untuk dana beasiswa pendidikan melanjutkan ke strata 2 (S2).

Dalam kesempatan itu, Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu didampingi Sekjen Pdt R Hutabarat dan sejumlah kepala departemen, dalam pertemuan itu mengatakan, para pendeta banyak menyampaikan keluhan, karena menilai selama ini Bupati SImalungun Dr JR Saragih SHMM banyak memberikan perhatian terhadap GKPI.

“Kami banyak menyampaikan keluhan kepada Bupati Simalungun bapak JR Saragih, karena selama ini besar perhatiannya kepada GKPI, sehingga kami berharap bapak (Bupati Simalungun), memakluminya,” kata Pendeta Pasaribu.

Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM sebelumnya menyampaikan kedatangannya ke kantor pusat GKPI adalah untuk bersilahurahmi dengan pimpinan sinode karena baru punya waktu untuk datang setelah dilantik sebagai Bupati Simalungun, April 2016 lalu.

Menanggapi harapan para pendeta GKPI, Bupati mengatakan, bantuan pemerintah daerah kepada gereja maupun rumah ibadah lainnya sudah sangat ketat, dan harus mengikuti pengelolaan keuangan yang sudah diatur oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Bantuan pemerintah daerah kepada gereja, maupun tempat ibadah lainnya sudah sangat ketat saat ini, sehingga harus sesuai dengan aturan BPK, supaya tidak menjadi pelanggaran hukum dalam penyalurannya,” tandas Bupati.

Dikatakan, di tahun 2017 mendatang, Pemkab Simalungun akan mengalokasikan bantuan sebesar Rp 500 juta kepada GKPI, yang pemanfaataanya diserahkan sepenuhnya kepada pimpinan sinode.

Terkait bantuan untuk pembangunan rumah dinas koordinator GKPI wilayah III dan beasiswa pendeta, Bupati mengatakan akan memberikannya secara pribadi, bukan dengan anggaran APBD.

Pada kesempatan itu Bupati, juga mengharapkan peran aktif pendeta khususnya GKPI untuk pembinaan mental spritual generasi muda yang saat ini sudah mengkhawatirkan karena pengaruh kemajuan tekhnologi. Bahkan Bupati Simalungun siap membantu pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi warga GKPI yang membutuhkan.

Diakhir pertemuan itu, Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu mendoakan Bupati Simalugun Dr JR Saragih SH MM supaya diberikan kemampuan dan kesehatan oleh Tuhan untuk memimpin DPD Partai Demokrat dan memberikan pelayanan yang lebih luas di Sumatera Utara.

Editor : Hendri Siadari

Comments are closed.