Rantauprapat | inforajawali.com

Dalam waktu 12 hari pelaksanaan operasi Zebra, Jajaran Satlantas Polres Labuhanbatu amankan sebanyak 309 kendaraan bermotor yang tidak memiliki kelengkapan saat berkendara.
“ya benar, sebanyak 309 kendaraan roda 2 telah kita amankan sekaitan pelaksanaan operasi zebra selama 12 hari terakhir” demikian dibenarkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie SIK, MH melalui Kasat Lantas AKP Mulizaldi SIK kepada Perjuangan Baru Senin (28/11/2016).

Kata dia, selain mengamankan ratusan ranmor, pihaknya juga melakukan tindakan langsung kepada sejumlah pengendara dengan memberikan sanksi tilang sebanyak 2.516 lembar serta sanksi teguran sebanyak 678.

“itu kita lakukan sebagai program penertiban lalulintas dalam melengkapi surat-surat kendaraan, bagi yang tidak lengkap akan ditindak tegaa dengan menyita STNK, dan besar kemungkinan kendaraaannya juga dapat ditahan sementara menunggu penyelesaian proses persidangan di pengadilan” kata perwira berdarah Sumatera Barat ini.

Amatan Wartawan walaupun setelah adanya sosialisasi dan publikasi dari pihak Satlantas Polres setempat, tampaknya tidak membuat masyarakat jera, bahkan masih banyak warga yang tetap memilih berkendara tanpa menggunakan helm.

Aksi mengambil jalan pintas juga dilakukan. Seperti halnya disekitaran jalan mesjid, jalan Skip dan Jalan perisai, tampak dijadikan jalur ‘penyelamatan’ bagi pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat.

“masih banyak warga yang tidak tertib aturan, tindakan tegas saja tidak cukup, sebaiknya pihak Satlantas melakukan sweeping ke sekolah dan instansi guna penyelidikan kelengkapan surat-surat dimaksud” ungkap pengamat Lalu Lintas Labuhanbatu Aidil Syahputra SKom.

Diharapkan, Labuhanbatu khususnya kota Rantauprapat dapat dijadikan sebagai wilayah percontohan tertib berlalulintas. “itu harapan kita, khususnya wilayah kota” katanya.(ZUL)

Comments are closed.