Akibat Melahirkan Normal, Biaya Persalinan Tidak Ditanggung Pihak BPJS

Simalungun | inforajawali.com

Biaya Persalinan tidak ditangggung Pihak BPJS Kesehatan, Hotmaida Aritonang warga Huta (dusun-red) Bah Kisat, Nagori (desa-red) Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun sangat Kecewa sebagai pasien BPJS Kesehatan.

Biaya persalinannya di Rumah Sakit Harapan, Pematangsiantar pada bulan September lalu harus ditanggung sendiri karena menurut pihak Rumah Sakit, BPJS tidak mengklaim biayanya dengan alasan persalinannya secara normal.

Demikian dikatakan Tony Lumban Raja, suami dari Hotmaida pada wartawan, Kamis (22/12/16).

“Tidak hanya Hotmaria, Keluarganya juga merasa tidak puas alias kecewa dengan pelayanan BPJS. Hotmaria  sudah setahun terdaftar sebagai peserta dan berharap nantinya biaya persalinannya  akan lebih murah bila ikut program BPJS kesehatan.”Ujar  suaminya.

Menurut  Humas BPJS Kesehatan Pematangsiantar, dikatakan bahwa dalam kejadian tersebut ada yang harus disalahkan.

Pihak BPJS mengatakan bahwa jika saja ketika hendak dibawa bersalin ke Rumah Sakit, pihak pasien seharusnya membawa surat rujukan dari Puskesmas setempat.

Sehingga tidak adanya surat rujukan, pihak BPJS menyatakan bahwa persalinan tersebut seharusnya dapat ditangani di tingkat Bidan atau Puskesmas.

Oleh karenanya, sesuai peraturan biaya persalinan tersebut bukan menjadi tanggungjawab BPJS.

Penulis : David Napitu
Editor.  : Hendri Siadari