Kepala Desa/Pangulu Nagori Tanjung Maraja Diduga Bangun Proyek Asal Jadi

INFO RAJAWALI | SIMALUNGUN

Pangulu Tanjung Maraja kecamatan Jawa Maraja Bahjambi kabupaten Simalungun diduga bangun proyek parit pasangan asal jadi.

Proyek parit pasangan yang terletak di persawahan ini dibangun tanpa mengunakan pondasi. Di mana, tidak ada dilakukan pengorekan terhadap permukan tanah. hal ini diduga sebagai jalan untuk melakukan penyimpangan.

“Biasanya proyek parit itu harus dilakukan pengorekan sebagai pondasi yang menghubungkan dengan lantai parit” demikian sebut Sahala Manurung.SH ketua LSM LEPASKAN.

Bukan itu saja, kejanggalan juga terlihat dari volume parit yang jauh dari standart parit pasangan. Mulai dari ketebalan dinding, tinggi parit hingga tebal lantai. Tampak jelas pada keterangan gambar yang menunjukkan bangunan tidak sesuai kaidah konstruksi parit pasangan. Begitu juga dengan campuran semen dan pasir yang tidak seimbang. Ini terlihat secara visual butiran pasir lebih menonjol.

Proyek ini seperti siluman. Betapa tidak, saat kru investigasi kelapangan tidak ditemukan satu orang pun pekerja yang berada dilokasi. Begitu pula saat disusuri hingga ke hulu proyek tidak ditemukan plank proyek sebagai papan informasi kepada masyarakat terkait proyek apa sekaligus volume proyek agar masyarakat mudah melakukan pengawasan.

Ketika reporter coba datangi kantor Kepala Desa /Pangulu bersangkutan, Manik selaku pangulu tidak berada dilokasi. Hanya seorang pria bermarga simanjuntak yang mengaku staf pangulu dan seorang kaur wanita. ” pangulu keluar lae, gak tau kemana”, demikian kata simanjuntak.

Saat reporter coba hubungi melalui telefon, pangulu tidak bersedia menjawab. Hanya melayangkan jawaban via whatsapp ” jalo lae ma gambar tu tukkang disi, dohot ukur lae ma lebar dohot tinggi na” ( minta lae lah gambar sama tukang disitu, sekalian ukur lae lebar sama tingginya-red). Demikian bunyi pesan dari pangulu.

Penulis ; DVD
Editor. : RED

Comments are closed.