Warga Nagori Bah Jambi Dua Simalungun Resah Keberadaan Babi Ngepet

(ilustrasi) Babi Ngepet

SIMALUNGUN | inforajawali.com |

Masyarakat Nagori (Desa) Bah Jambi Dua kecamatan Tanah Jawa kabupaten Simalungun resah dan ketakutan akibat munculnya babi yang mencurigakan. Babi yang muncul malam hari ini dicurigai warga karena babi ini berbeda wujudnya dari babi yang dipelihara masyarakat. Senin, (16/10).

Menurut salah satu warga Nagori Bah Jambi Dua Irfan mengatakan, kalau dia kurang tidur akibat begadang. Dia mengaku kalau dia bersama warga kampungnya hari jumat malam begadang berburu babi yang mereka curigai.

“Saya begadang tadi malam pak, karena dikampung ini ada dua ekor babi yang warnanya putih dan hitam kami curigai.,”kata Irfan kepada media Info Rajawali saat ditemui di kantor Pangulu (Kepala Desa). Selasa (17/10) sekira pukul 11.30 wib.

Masih kata Irfan dia bersama warga lainnya melakukan pengintaian terhadap kedua ekor babi itu karena ada kejanggalan terhadap kedua babi itu. Babi itu sehabis magrib pasti muncul sedangkan siang hari tidak pernah muncul. Setiap babi itu muncul saya bersama warga melakukan pengejaran terhadap kedua babi itu, tapi tidak pernah berhasil menangkapnya. Babi itu sangat kencang berlari dan kayak bukan babi yang lain.,” jelas Irfan kepada awak media.

“Meskipun kami sudah mengepungnya, lengkap dengan senjata, tetapi babi itu selalu bisa lolos. hal ini lah yang membuat kami merasa aneh dan menjadi was was ada rasa ketakutan. Saya menduga babi yang kami buru ini bukan babi biasa, melainkan babi siluman.,”ujar Irfan yang mengaku Sekretaris organisasi Karang Taruna di Nagori Bah Jambi Dua.

Dia menambahkan, “kami curiga kalau babi ini merupakan babi ngepet, babi yang bisa berubah ubah wujudnya dan keluarnya selalu malam hari. Warga yang memiliki ternak babi semua dikandangkan dan tidak ada yang dilepas. Kalau bukan babi jadi jadian kenapa keluar malam hari dan gerak geriknya mencurigakan. Tepat hari Jumat malam, saya bersama anggota Karang Taruna dibantu warga sekitar melihat kedua babi itu muncul didusun satu dan hampir masuk kerumah salah satu warga. Saat mengetahui “babi ngepet”itu masuk ke dusun kami langsung mengepungnya dan babi ngepet itu lari kearah semak semak. Kami kepung semak semak itu tetapi warga tidak berhasil menemukannya. Bukan itu saja setiap semak semak itu kami pukul pukul dan periksa tetapi tetap saja babi ngepet itu tidak kami temukan. ,” Jelas Irfan.

Hingga berita ini diturunkan warga Nagori Bah Jambia Dua masih melakukan ronda malam setiap harinya. Irfan mengatakan kami was was dan takut kalau Babi ngepet ini melakukan kejahatan seperti pemerkosaan dan mencuri uang. Dan warga tidak mau ini terjadi makanya kami disini selalu waspada terhadap munculnya dugaan Babi ngepet.(Hasudungan)

Comments

Berikan Komentar Anda