Kantor Pangulu Sepi, Maujana Nagori Bandar Dolok Kesal

Exif_JPEG_420

Bupati Simalungun DR JR Saragih SH,MM telah memberikan arahan agar para Pangulu ( Kepala Desa) memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati dengan Tegas. Saat pelantikan Pangulu terpilih beberapa waktu lalu.

“Pangulu Harus dapat memberikan pelayanan yang prima terhadap warga karena Jabatan Pangulu itu amanah yang harus dilaksanakan., karena Pangulu itu tugas utamanya adalah melayani masyarakat dan bukan untuk dilayani.,”Tegas JR Saragih

Sepertinya arahan Bupati Simalungun tidak berlaku dan hanya isapan jempol belaka, tidak didengarkan dan dilaksanakan salah satu Pangulu. Seperti Nagori Bandar Dolok Kecamatan Dolok Panribuan. Terbukti masih ditemukannya aparat desa, dan Pangulu tidak berada kantor saat jam kerja berlangsung.

Kantor Pangulu yang berada dipinggir jalan lintas menuju kota Parapat ini selalu didapati sepi dan tidak ditemukannya Pangulu, Sekdes, bahkan aparat desa tidak berada di kantor saat jam kerja.

Amatan awak media Info Rajawali. Coba mendatangi kantor Pangulu Nagori Bandar Dolok sekitar Pukul 02.00 wib namun tidak satupun aparat desa berada dikantor tersebut.

Papar Pangihutan Gultom Pangulu Nagori Bandar Dolok yang ditemui dikantor Camat Dolok Pantibuan. Selasa (7/10) kemaren mengatakan kalau aparat desanya sedang makan siang.

Papar yang saat dikonfirmasi sepertinya membela Sekdes dan aparat desanya, meskipun sudah telak saat masuk jam kantor. Diduga Papar sengaja membiarkan dan tidak pernah mau tahu tentang aparat desanya yang sering meninggalkan kantor. karena Papar sendiri juga jarang berada dikantor.

Maujana Nagori Bandar Dolok yang bermarga Rajagukguk yang juga baru tiba dikantor Pangulu mengaku kesal dan jengkel kepada Pangulu, Sekdes dan aparat desa. Maujana melihat langsung kantor sepi dan tidak ada satupun aparat desa dikantor.

Rajagukguk, dengan kesal coba langsung menghubungi satu persatu aparat desa. Berharap untuk masuk kantor kembali. Meskipun sudah dihubungi satu persatu. Sekdes, Pangulu dan Aparat Desa, tidak juga mendapat balasan.

Kepada Info Rajawali Maujana mengatakan kalau beberapa waktu lalu mereka mengadakan rapat antara Pangulu, Maujana, Sekdes dan aparat desa.

Dalam rapat itu diputuskan dan disepakati agar seluruh aparat desa yang bertugas dikantor Pangulu Bandar Dolok tidak diperbolehkan meninggalkan kantor sebelum jam 16.00 wib.

“Saya heran belum berapa lama kami adakan rapat dan semua sudah sepakat tidak boleh kantor kosong saat jam kantor berlangsung, tetapi tetap saja masih bandal dan tidak mentaati hasil keputusan rapat.,”kata Rajagukguk yang tampak masih sehat meskipun sudah berumur 70 tahun. Dia tampak marah dan kesal sebab sikap Pangulu Papar Pangihutan Gultom yang dinilai gagal membina anggotanya.

(Hasudungan)