RT Aman Sari Tebang Pilih, Pembagian Raskin

Raskin (Beras Miskin) di kecamatan Dolok Batu Nanggar tepatnya di kelurahan Aman Sari Kabupaten Simalungun tidak tepat sasaran.

Hal itu diungkapkan ketua GM FKPPI ( Generasi Muda Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia) Gondo Sucipto kepada wartawan mengatakan kalau di kelurahannya terjadi tebang pilih untuk penyaluran Raskin. Dan pemain dibalik itu semua adalah RT.

Gondo menjelaskan Kalau RT Suwito sudah melakukan pembohongan kepada masyarakat terkait penyaluran Raskin. Sistem yang diciptakan RT tersebut sangat merugikan masyarakat yang layak mendapat Raskin dengan sistem gelombang.

Salah satu contoh Warga Aman Sari yang cacat keluarga Kasdi dan perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah malah tidak mendapatkan raskin. Demikian juga dengan janda Hamida yang tinggal sebatang kara dan memiliki kartu keluarga harapan juga tidak pernah mendapat Raskin dari RT dan RW sebagai perpanjangan tangan kelurahan.

Tambahnya lagi yang membuat hati miris adalah keluarga yang mapan masih mendapatkan Raskin dari RT rutin setiap bulan. Padahal keluarga mereka masih mampu dalam kebutuhan ekonomi dan memiliki hewan peliharaan yaitu Lembu.

Dan hal itu berlaku karena keluarga mampu tersebut merupakan sepupu dari RT.

Saat dikonfirmasi Hamida Selasa (12/12) yang tidak pernah mendapat Raskin semenjak diganti dengan program gelombang mengatakan kalau awalnya dia masih rutin mendapat raskin setiap bulan sebelum program bergelombang dilakukan. Akan tetapi setelah program gelombang dilakukan hingga saat ini Hamida tidak pernah mendapat Raskin. Sedangkan sepupunya setiap bulan rutin menerima raskin.

” Saya kan janda dan sudah tua, mau kerja juga sudah tak sanggup lagi penghasilan juga tidak ada. Saya sangat mengharapkan raskin tersebut untuk mengurangi beban hidup dan itu juga tidak bisa. Masa sepupu pangulu tiap bulan bisa rutin dapatan Raskin sedangkan saya harus bergelombang dan itu juga tidak dapat.” Kata Hamida.

Hamida juga sudah pernah meminta raskin ke RT Akan tetapi jawaban yang sama masih digunakan RT dengan mengatakan kalau dirinya Akan tetap mendapatkan raskin akan tetapi dengan gelombang dan ternyata hingga saat ini dirinya tidak kunjung mendapat raskin tersebut.

Padahal Hamida memiliki kartu program keluarga harapan yang dibagikan pemerintah kepada warga yang tidak mampu. Akan tetapi sangat miris jika warga tersebut tidak mendapatkan Raskin. Sementara ada warga yang sehat dan masih muda serta memiliki hewan ternak dan juga sepeda motor.(reynold silaban)