TASPEN SIANTAR MENGADAKAN SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING

TASPEN SIANTAR MENGADAKAN SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING

Pematangsiantar | inforajawali.com

Dalam rangka Menyambut Hari Ulang Tahun PT Taspen (PERSERO) ke-56 Kantor Cabang Pematangsiantar, menggelar sosialisasi pencegahan stunting atau permasalahan gizi buruk serta menyerahkan Bantuan berupa Kursi Roda bagi ASN dan Pensiunan yang membutuhkan dan makanan Tambahan yang bergizi berupa Susu, bubur kacang hijau bagi Balita, bertempat di Aula serba guna Puskesmas Bahkapul Kelurahan Bahkapul Kecamatan Sitalasari Kota Pematangsiantar.Senin,(15/4/2019)

Dalam kesempatan ini Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Pematangsiantar Noviardi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Tahun, Pada tahun ini kita mengadakan kegiatan Sosialisasi/kampanye kesehatan mengenai STUNTING dan tentang permasalahan gizi buruk kepada ibu ibu hamil serta menyusui yang ada di Kelurahan Bah Kapul.

Selanjutnya Kepala Cabang juga menjelaskan bahwa masalah gizi anak yang berdampak pada stunting dan kekurangan gizi pada ibu hamil seringkali tidak disadari baik itu oleh individu, keluarga maupun masyarakat dimana ini merupakan suatu masalah yang harus dicegah dan dihindari.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa kebanyakan masyarakat kurang memahami tentang gizi dan perilaku kesehatan yang kurang tepat, khususnya tekait bagaimana memilih, mengolah dan menyajikan makanan yang baik bagi balita. “Oleh karenanya menjadi penting menempatkan keluarga sebagai tanggung jawab pemecahan persoalan gizi di masyarakat”, imbuhnya.

Selain itu Noviardi juga berharap kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif maupun yang sudah pensiun agar tidak sungkan-sungkan datang ke Kantor Taspen, khusus masyarakat Pematangsiantar, karena Taspen adalah rumah ASN dan kami pasti selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bah Kapul, yang diwakili Drg. Novi juga menjelaskan apa yang dimaksud dengan Stunting, bahaya serta pencegahan dan bagaimana cara penanganan Stunting itu sendiri. “Stunting adalah sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya. Adapun penyebab anak terkena stunting adalah faktor gizi buruk dan faktor penyakit lain seperti diare,”jelasnya.
Selain itu beliau juga mengungkapkan, bahwa langkah pencegahan stunting, salah satunya adalah untuk memberikan suplemen makanan yang bergizi dan seimbang bagi calon ibu hamil. Sehingga kota Pematangsiantar bisa terhindar dari masalah stunting ini,” tandasnya seraya mengucapkan “Kami juga sangat berterima kasih kepada PT. Taspen karena sudah menggagasi sebuah kegiatan sosialisasi pencegahan stunting permasalahan gizi,” cetusnya.(Red)