Kakan Satpol PP Klarifikasi Tudingan Pemotongan Gaji Honorer

Pj Walikota: “Honorer Pemko Dibayar Sesuai Kehadiran”

Pematangsiantar Semua tenaga honorer yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar diminta untuk bekerja sesuai aturan. Mulai tahun 2016, penggajian tenaga honorer akan memperhitungkan kehadiran serta mempertimbangkan kinerjanya masing-masing. “Jika selama 3 bulan terakhir menunjukkan kehadiran yang sangat kurang, atau hanya hadir tapi tak bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, akan segera dilakukan pemutusan hubungan kerja”.

Demikian ditegaskan Penjabat Walikota, Drs.Jumsadi Damanik SH,M.Hum menyikapi adanya dugaan pemotongan gaji tenaga honorer di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematangsiantar sebagaimana dilansir sejumlah media. Penegasan tersebut disampaikan langsung kepada Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP, Drs.Julham Situmorang,M.Si, Sabtu siang (13/2) di Rumah Dinas.

Julham Situmorang menjelaskan, bahwa pihaknya sama sekali tak ada melakukan pemotongan sebagaimana yang dituduhkan anak buahnya. Justru yang terjadi adalah, semua tenaga honorer di Satpol PP gajinya dibayarkan sesuai dengan kehadirannya masing-masing. Dengan demikian, penggajian honorer di Satpol PP jelas berbeda antara yang rajin datang dengan yang sering absen.

“Mereka yang tidak hadir bekerja, memang tidak kita dibayarkan honornya, tetapi mereka yang hadir 100 % pasti dibayarkan sesuai ketentuan. Jadi, dimana saya ada melakukan pemotongan gaji honor seperti yang mereka tuduhkan. Justru akan menjadi salah, jika saya membayarkan gaji tenaga honorer padahal mereka tidak bekerja,”ujar Julham memberi penjelasan kepada Pj Walikota.

Kebijakan Kakan Satpol tersebut justru diapresiasi Pj Walikota, karena memang begitulah seharusnya, hanya yang benar-benar hadir dan bekerja yang mendapatkan gaji sesuai dengan aturan. “Penjelasan ini harus kita sampaikan kepada seluruh tenaga honorer, bukan hanya yang bekerja di Kantor Satpol PP saja, tetapi juga yang bekerja di seluruh instansi Pemko Pematangsiantar. Jangan sampai anggaran kita dialokasikan pada tempat yang salah, karena menggaji orang yang tidak bekerja,”tegas Pj Walikota.

Editor : HEN