DPC Aceh Sepakat Diharap Segera Daftar Ke Kesbangpol

Pj Walikota: “Harmonisasi Keagamaan dan Adat Harus Dipertahankan”

BERITA SIANTAR | HEN

Penjabat Walikota Pematangsiantar Drs. Jumsadi Damanik,S.H M.Hum menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) XXII Aceh Sepakat Siantar-Simalungun dipimpin Ketuanya, Amiruddin Usman didampingi Sekretaris Mulyadi Sabil, Ketua Ikwasu Cut Rosi sekaligus Panitia Pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 2, Penasehat Cut Has Ballah dan Seksi Usaha Muhammad Nasir,Jumat pagi (11/3) di Rumah Dinas Walikota Jalan MH Sitorus.

Pada kesempatan itu, Amiruddin Usman mengatakan maksud dan tujuan mereka menemui Pj Walikota adalah untuk memastikan apakah keberadaan DPC Aceh Sepakat Siantar-Simalungun sudah terdaftar di Kota Pematangsiantar. “Kedatangan kami sekaligus pula mengundang Bapak Pj. Walikota untuk berkenan hadir pada acara HUT ke-2 Aceh Sepakat Siantar-Simalungun, yang direncanakan pada Minggu 13 Maret 2016 di Jalan Sumbawa Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat,”ujar Amiruddin.

Pj. Walikota mengapresiasi hadirnya organisasi ini seraya menekankan agar senantiasa menjalin keharmonisan antar sesama pemeluk agama maupun pemangku adat yang ada di Kota Pematangsiantar, dimana selama ini telah berjalan baik. “Untuk itu saya meminta kedepan, Aceh Sepakat Siantar-Simalungun dapat meningkatkan perekonomian kita yang harus diperjuangkan bersama. Terutama dalam menghadapi era globalisasi ini. Untuk itu mari kita bangun jika masih tidur, danbergerak jika masih diam dan bersatu, jangan mudah di pecah belah,” tegas Pj Walikota.

Jumsadi Damanik juga mengharapkan kepada Pengurus DPC Aceh Sepakat agar dapat mendaftarkan keberadaan organisasinya ke Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (KesbangPolinmas).“Untuk undangan HUT ke-2 Aceh Sepakat Siantar-Simalungun nantinya saya upayakan untuk dapat hadir jika tidak ada halangan dan tugas mendadak. Jika ada tugas, nanti saya akan wakilkan kepada para Asisten atau Staf Ahli Walikota,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kesbang Polinmas Dra. Ruspina Siregar dihadapan Pj. Walikota menerangkan bahwa keberadaan Aceh Sepakat Siantar-Simalungun di Kota Pematangsiantar belum terdaftar. “Utuk itu kami meminta agar para pengurus dapat segera mendaftarkan keberadaannya,” terangnya seraya mengatakan forum organisasi adat di Kota Pematangsiantar yang telah terdaftar yaitu FORKALA.