Buka Rakerda MUI Sumut, PLt. Gubsu Canangkan Gerakan Halal Nusantara

KH.Ma’ruf Amin: “Kerukunan Umat Beragama Penting Bagi Modal Pembangunan”

BERITA PARAPAT | HEN

Kerukunan antar umat beragama merupakan modal dasar yang paling penting sebagai modal pembangunan bangsa Indonesia. Sebab jika sesama umat berkonflik, negara tak akan bisa menjalankan program pemerintahannya dan taruhannya adalah kesejahteraan rakyat. Untuk itu, umat Islam serta agama lainnya harus terus mengembangkan sikap yang toleran, membangun kasih sayang, tidak ego, serta bisa menjaga wilayah perbedaan masing-masing.

“Seluruh ulama harus menjaga akidah-akidah jangan sampai menyimpang seperti yang terjadi akhir-akhir ini pada organisasi Gafatar yang “mengoplos” ajaran agama dalam bentuk sinkritisme. Umat Islam harus pula mengembangkan sikap moderat, ramah, santun, toleran, tidak ego, tidak fanatik, tidak saling membenci, serta menjalin persaudaraan sesama umat maupun antar umat agar tidak terjadi konflik. MUI harus bisa memberikan penjelasan kepada umat manakala ada pertanyaan menyangkut berbagai hal yang kurang difahami dalam Alqur’an.”

Demikian inti pengarahan, tauziah dan tabligh akbar Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, DR. KH.Ma’ruf Amin, pada acara Silaturrahim, Pengukuhan, Rapat Kerja Daerah I MUI Sumatera Utara dan Muzakarah Tentang Kawasan Danau Toba, Sabtu sore (19/3) di Open Stage Parapat. Pengurus MUI Sumut yang dikukuhkan adalah: Prof. DR.H.Abdullah Syah,Lc.MA (Ketua Umum), DR.H.Ardiansyah,Lc,MA (Sekretaris Umum), H. Abdullah Husein (Bendahara) serta para Dewan Penasehat dan Pengurus Komisi-Komisi.

Plt.Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir.H.Tengku Erry Nuradi,M.Si menambahkan, iman dan taqwa merupakan sumber energi dalam membangun negara membutuhkan sinergitas dan soliditas antar seluruh Ulama serta komponen Islam lainnya guna mewujudkan Sumatera Utara sebagai provinsi yang toleran, sejahtera meski penduduknya majemuk.

“Jajaran MUI harus terus mendayagunakan potensi sebagai pemangku stakeholder, pemerintah dan pemerintah daerah dan potensi-potensi masyarakat. Umat Islam harus terus menjalin hubungan yang harmonis terhadap sesama maupun antar pemeluk agama lainnya,”katanya memberi sambutan sekaligus menandatangani program “Pencanangan Gerakan Halal Nusantara”.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumut, Prof Abdullah Syah mengingatkan bahwa tugas Ulama sangat berat dalam membina umat Islam agar bisa menjalankan ajaran agamanya serta menjauhi hal-hal yang dilarang. “Pertanggungjawaban para Ulama, bukan hanya pada manusia tetapi yang paling penting adalah pertanggungjawaban kepada Allah SWT. Pengurus MUI bukan orang-orang yang mengharapkan materi, pangkat dan jabatan atau kekuasaan, tetapi semata-mata tugas dari Allah SWT,”ujarnya memberi sambutan usai pengukuhan.

Sebelumnya, Penjabat Walikota Pematangsiantar, Drs.Jumsadi Damanik SH,M.Hum berkenan menerima sekaligus menjamu rombongan MUI Pusat maupun MUI Sumut untuk bersantap siang di Kompleks Mesjid Raya Pematangsiantar, sekaligus melakukan Sholat Dzuhur sebelum peserta bertolak ke Parapat. Untuk penyematan seperangkat pakaian adat Simalungun kepada Ketua Umum MUI Pusat beserta istri langsung dilakukan oleh pengurus Partuha Maujana Simalungun (PMS) di Parapat.

Pengukuhan Pengurus MUI Sumut yang dihadiri segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut ini, menurut Ketua Panitia, H.Ivan Iskandar Batubara, MBA merupakan hasil Musyawarah Daerah Ke VIII yang digelar Desember 2015 lalu di Medan. Dilaporkan juga, bahwa usai pengukuhan, dilanjutkan dengan Rakerda I di Hotel Niagara, diikuti sebanyak 250 orang peserta termasuk perwakilan MUI Kabupaten/Kota di Sumut yang berlangsung selama 2 hari (19-20/3).

Selain menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat, donor darah yang langsung dikoordinir Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut DR.H.Rahmat Shah, juga dilakukan penyerahan bibit pohon serta Alqur’an kepada Pengurus MUI Kabupaten di kawasan Danau Toba (Simalungun, Samosir, Toba Samosir, Dairi, Karo, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan dan Pakpak Bharat), serta penyerahan berbagai alat kebersihan kepada Camat Girsang Sipangan Bolon (Parapat) Arifin Nainggolan didampingi Danramil serta Kapolsek setempat.

Dari Pematangsiantar Simalungun tampak hadir pada kesempatan itu, Penjabat Bupati Dr.Binsar Situmorang M.AP, Penjabat Walikota Drs.Jumsadi Damanik SH,M.Hum, Danrem 022/PT Kolonel Toto Nurwanto,M.Si, Dandim 0207/Simalungun Letkol Oni Kristyono Goendong SH, Kapolres Simalungun AKBP Yofie Girianto Putro, anggota DPRD Pematangsiantar dan Simalungun, serta pengurus MUI kedua daerah.