Rumah Potong Hewan Di Jalan Manunggal Karya Segera Difungsikan

BERITA SIANTAR | INFO RAJAWALI

Jika tak ada aral melintang, Rumah Potong Hewan (RPH) yang terletak di Jalan Manunggal Karya Kecamatan Siantar Marimbun segera difungsikan. Selama ini, aktivitas pemotongan hewan masih dilakukan di Jalan Nias. Lokasi tersebut sekarang tengah dibangun menjadi Pusat Perbelanjaan SOHO yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Aneka Jasa (PD-PAUS).

“Paling lambat hari Kamis ini kita sudah memulai pemotongan perdana di RPH ini. Kalau soal bangunan serta fasilitas pendukungnya sudah rampung dikerjakan, sekarang tinggal finishing sedikit-sedikit saja lagi,”ujar Direktur PD-PAUS Herowin Sinaga,M.Si kepada awak media, Senin (4/4) pagi menjelang siang langsung di lokasi RPH.

Guna memastikan kesiapan operasional RPH tersebut, Penjabat Walikota Pematangsiantar, Drs.Jumsadi Damanik,SH,M.Hum berkenan meninjau langsung lokasi RPH. Dalam kunjungan tersebut, tampak turut serta Badan Pengawas PD-PAUS Drs.Robert Samosir, Kadis Pertanian dan Peternakan Ir.Robert Pangaribuan MP serta segenap jajaran Direksi serta staf PD-PAUS.

Pj Walikota bersama rombongan melihat secara langsung kesiapan lokasi bangunan RPH berikut segala fasilitas pendukungnya. Dengan begitu, pemindahan pemotongan hewan tidak mengalami kendala saat operasional dimulai. Untuk selanjutnya, setelah uji coba pengoperasiannya, serta semua bangunan plus fasilitasnya rampung, pengelolaannya secaar teknis akan diserahkan kepada Dinas Pertanian Peternakan.

“Untuk kelancaran semua operasional maupun teknis, terutama sosialisasi kepada masyarakat baik pedagang maupun konsumen, kita sangat butuh dukungan teman-teman media. Tanpa adanya dukungan media, program PD-PAUS maupun program pemerintah lainnya tidak akan sampai ke masyarakat,”ujar Pj Walikota.

Sementara itu, Robert Pangaribuan menambahkan, pihaknya selaku pengelola RPH nantinya juga merencanakan pembangunan Kantor Pengelola serta Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di lokasi RPH. Selain itu, nantinya juga akan dibenahi areal khusus untuk peristirahatan hewan sebelum dipotong. “Kita harus memastikan bahwa hewan yang akan dipotong dan dikonsumsi masyarakat dalam keadaan sehat dan laik untuk dikonsumsi,”ujarnya.