Herowin: “Meski Banyak Tantangan Kita Komit Bangun STA”

BERITA SIANTAR | INFO RAJAWALI

Guna mempercepat perencanaan, pembangunan dan pengelolaan Sub Terminal Agrobisnis (STA) eks Terminal Sukadame di Kacamatan Siantar Utara, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Aneka Usaha (PD-PAUS) Herowin TF Sinaga, M.Si melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur Utama PT. Laksana Perkasa Romauli, Fakhrizal Batubara, Selasa sore (5/4) di Rumah Dinas Walikota Jl.MH.Sitorus.

Sehubungan dengan itu, Pemko Pematangsiantar juga menyerahkan lahan eks Terminal Sukadame seluas 10.755 M2 dan tiga unit ruko seluas 345 M2 yang terletak di Jalan Ahmad Yani No.98, 100 dan 102 Kecamatan Siantar Timur.

Penyerahan dokumen kedua aset ini dilakukan Penjabat Walikota Drs.Jumsadi Damanik, SH,M.Hum kepada Dirut PD-PAUS, Herowin TF Sinaga,M.Si disaksikan para Dewan Pengawas PD-PAUS, Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda serta sejumlah Pimpinan SKPD, Camat, Danramil dan Kapolsek Siantar Utara.

Dengan penyerahan aset ini, Pj Walikota mengharapkan agar pembangunan STA Sukadame bisa segera dilakukan. Selama ini, salah satu faktor yang menjadi kendala serta keraguan pihak investor adalah karena belum adanya penyerahan aset kepada PD-PAUS. “Segera lakukan pembangunan karena secara administrasi dan fisik, STA Sukadame telah kita serahkan untuk dikelola secara profesional oleh PD-PAUS. Dengan beroperasinya STA tersebut, kita mengharapkan terjadinya perputaran ekonomi dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat,”katanya.

Sementara itu, Dirut PD-PAUS Herowin Sinaga mengatakan, selama ini banyak perusahaan yang ingin berinvestasi di STA tetapi hingga sekarang, hanya PT. Laksana Perkasa Romauli yang serius hingga penandatangan MoU. “Meski banyak hambatan dan tantangan, kita tetap komit untuk meneruskan pembangunan STA Sukadame dengan mengedepankan kebersamaan dengan pedagang yang sudah ada selama ini di sana,”katanya.

Ditambahkan, pembangunan STA Sukadame ini akan mencakup 3 bagian yakni bangunan kios sebanyak 238 unit, bangunan ruko sebanyak 14 unit, serta fasilitas pendukungnya seperti drainase, jalan keluar masuk STA, serta lapangan penampungan sementara yang bisa digunakan para pedagang pasar pagi.

“Dengan penyerahan aset ini, kita akan bersosialisasi kepada pedagang yang ada di sana, khususnya mengenai rencana pembangunan dan pengelolaanya nanti,”imbuhnya.