Komisi III Bakal Menyurati Instansi Terkait

Langgar PP 38 Tentang Sungai

BERITA SIANTAR | INFO RAJAWALI

Tembok bangunan yang berada di aliran sungai Bah Biak Kelurahaan Tong Marimbun Kecamatan Siantar Marimbun, yang sudah diduga menyalahi aturan Peraturan Pemerintah nomor 38 tahun 2011. Komisi III DPRD Siantar, dalam waktu dekat bakal menyurati instansi terkait.

Hal itu, disampaikan oleh Anggota DPRD komisi III yang membidangi, Hendra dan Frengki Boy, Kamis (7/4/2016), diruang kerjanya.

Bilang Hendra, instansi terkait bakal disurati dulu dalam hal tembok bangunan yang diduga bermasalah, setelah itu baru ditindaklanjuti nantinya.

Diakui Hendra, bahwa komisi III pernah memberikan surat peringatan pertama kepada pengusaha, terkait tembok bangunan yang sudah diduga sudah mengambil daerah aliran sungai (DAS).

” Instansi terkait dalam waktu dekat, bakal kita surati. Baru kita selaku komisi yang membidangi baru bisa mengambil suatu kesimpulan,” ujar Hendra

Lanjutnya, setelah menyurati instansi terkait, dan sudah melayangkan surat peringatan pertama, kedua, hingga ketiga tidak ada penyelesaian maka bakal berujung kepada pembongkaran.

Hal senada juga diutarakan oleh Frengki Boy yang juga diduduk dikomisi III, bakal menindaklanjuti persoalan ini hingga menjadi terang benderang.

” Persoalan tembok bangunan yang sudah diduga bermasalah akan dibahas dulu dikomisi III,” ujar Frengki Boy Saragih

Sementara dari BPPT, Mardiana ketika dikonfirmasi kru, terkait bakal dipanggil oleh komisi III, terkait tembok bangunan yang sudah memakan daerah aliran sungai, mengaku siap untuk dipanggil oleh komisi III dan menjelaskan terkait tembok bangunan tersebut.

” Pihak kita siap dipanggil, untuk menjelaskan hal tersebut,” kata Mardiana (MAN)