Pasca Meninggalnya Hiskia Peranginangin, PROPAM Poldasu “Turun” Ke Polres Karo

BERITA TANAH KARO | INFO RAJAWALI

Kasus meninggalnya mandor lapangan bus AKDP Sinabung Jaya Raya, Hiskia Perangin-angin (25) beberapa hari yang lalu mulai menunjukkan perkembangan. Apalagi pemberitaan media cukup gencar prihal kematian warga Desa Rumah Kabanjahe Kecamatan Kabanjahe Karo tersebut membuat pihak aparat penegak hukum bekerja sedikit extra demi menjaga citra kepolisian dimata masyarakat.

Menurut sumber-sumber INFORAJAWALI.COM dari lingkungan Polres Tanah Karo yang mohon jati dirinya tidak dipublikasikan demi etika menyebutkan bahwa pihak PROPAM Polidasu pada hari Rabu 20/04/2016 sudah turun ke Mapolres Tanah Karo untuk menyelidiki kasus kematian karyawan bus PT.Sinabung Jaya Raya, yang disebut-sebut akibat ulah segelintir oknum-oknum polisi dari satuan Sabhara Polres Tanah Karo.

Ditambahkan sumber ; kalau memang terbukti anggota sat Sabhara Polres Karo tersebut sebagaimana yang diberitakan media, ada melakukan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia ; maka tidak tertutup kemungkinan kasusnya akan lanjut sampai meja hijau. Tetapi pimpinan tetap mengacu kepada hasil otopsi dari RS.Bayangkara Medan. Hasil otopsi baru bisa didapatkan setelah beberapa hari kedepan.

Kapolres Tanah Karo, AKBP.Viktor Togi Tambunan yang dikonfirmasi INFORAJAWALI.COM didepan ruang tamu Kapolres Karo, Rabu 20/04/2016 sekira pukul 15.47 WIB membantah bahwa PROPAM Poldasu datang ke Mapolres Karo melakukan penyeledikan melainkan untuk melakukan klarifikasi.

“Karena berita-berita yang dilansir media massa, yang disitu tidak sesui dengan fakta dilapangan, maka mereka turun untuk melakukan klarifikasi. Saya sudah sampaikan beberapa media beritanya tidak sesuai fakta,” jelas Tambunan. DHEO GINTINGS

Ket photo | Kapolres Karo, AKBP.Viktor Togi Tambunan saat memberikan keterangan kepada wartawan.