Oknum Polisi dan Panitera Duduk di ‘Kursi Pesakitan’

Pematangsiantar|Zega
Seorang oknum Polisi bertugas di Sat Narkoba Polres Simalungun, Bripka Champion Petrus Ginting (39) dan Boby Chandra Nainggolan (41), Panitera di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, duduk di ‘kursi pesakitan’ PN Pematangsiantar sebagai terdakwa kasus narkoba.

Kasus ini juga menjerat tiga rekan terdakwa lainnya yakni, Darwin Ujung, Jefry dan Batara Dirgantara Nasution.

Dalam persidangan yang digelar di PN Pematangsiantar, Rabu (4/5/2016), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siti Martiti dan Rahma Sinaga, menghadirkan saksi, yakni Nazarudin, Ketua Rukun Tetangga (RT) yang mengetahui kelima terdakwa dibekuk Polisi.

Di hadapan Majelis Hakim dipimpin Pasti Tarigan dan dua hakim anggota Risbarita dan Ledis M Bakkara, Nazarudin menyampaikan keterangan sebagai saksi.

Usai mendengarkan keseluruhan keterangan Nazarudin. Majelis Hakim menanyakan kepada kelima terdakwa,”Apakah keterangan saksi ini semua benar?,”. Usai ditanyakan, kelima terdawkwa mengatakan keterangan saksi semua benar.

Usai mengdengarkan keterangan saksi dan tanggapan para terdakwa Majelis Hakim menunda persidangan sampai minggu depan sembari mengetuk palu dan terdakwa dibawa kembali ke ruang tahanan.

Pada dakwaan JPU sebelumnya, Darwin Ujung dibekuk di rumahnya, Jalan Mawar Nomor 2-C Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar. Polisi menemukan buah kotak Tupperware yang didalamnya terdapat 4 Paket shabu, 2 bungkusan plastik klip dan uang tunai sebesar Rp27.350.000.

Sementara Jefry dibekuk diatas tembok belakang rumah pada saat mencoba melarikan diri, sedangkan terdakwa Boby Chandra Nainggolan ditangkap didalam ruangan kecil tersendiri disebelah bangunan utama, sedangkan Batara Dirgantara Nasution dan terdakwa Champion Petrus Ginting ditangkap didepan pintu.