Soal Bangunan Tembok Diduga Sudah Langgar PP 38 Tahun 2011 Tentang Sungai

Langgar PP 38 Tentang Sungai

BERITA SIANTAR | INFO RAJAWALI

Kabid Perizinan BPPT Kota Pematangsiantar, Mardiana mengakui bahwa bangunan tembok yang berada di Jembatan Tong Simarimbun, Kelurahaan Tong Simarimbun Kecamatan Siantar Simarimbun Pematangsiantar, yang diduga bermasalah. Diakibatkan kurangnya pengawasan dari berbagai instansi terkait.

” Diduga karena kurangnya pengawasan dari berbagai pihak instansi yang terkait didalamnya. Karena kalau mengenai izin dari BPPT, sepenuhnya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Jadi tidak ada masalah,” kata Kabid Perizinan BPPT Siantar, Mardiana, melalui selulernya, Selasa (3/5/2016).

Diakui Mardiana, bahwa pihak pengusaha yang tidak mengindahkan aturan yang sudah disepakati dalam pengurusan IMB. Karena sesuai dengan ketentuan izin sudah sesuai dengan aturan dan ketentuan mulai dari jaraknya sudah tidak ada permasalahan.

” Pengusaha juga bisa disalahkan, karena tidak mengindahkan aturan dan ketentuan dari prosedur yang ada dari BPPT Siantar. Setahu saya, pihak instansi Tarukim sudah memberikan surat teguran kepada pihak pengusaha,” jelasnya

Sementara dari pihak Kelurahaan Tong Simarimbun, L Siadari selaku Lurah, mengakui bahwa hingga saat ini, untuk ikut melakukan pengukuran mengenai batas-batas tanah tidak pernah diikut sertakan.

” Pihak Kelurahaan tidak pernah diikut sertakan dalam pengukuran batas-batas tanah,” ujar Lurah

Diakui Lurah, Pihak Kelurahaan hanya mengeluarkan surat bahwa tanah tidak dalam silang sengketa dan pemilik tanah sekarang Tiking.

Penulis Halomoan Purba