Kejatisu: Pelaksaan Eksekusi Mati Okonkwo Tunggu Kejagung

FOTO:HUKUMONLINE.COM

MEDAN|COK
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) masih menunggu arahan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagu RI) untuk pelaksaan eksekusi mati terhadap Okonkwo Nonso Kongleys, warga Nigeria, terpidana mati kasus narkoba.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Bobby Sandri kepada wartawan, Kamis (12/5/2016), menanggapi petusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) atas petusan kasasi MA yang sebelumnya memvonis mati Okonkwo Nonso Kongleys.

Bobby Sandri mengatakan, Kejatisu telah mengkordinasikan kepada pihak Kejagung tentang ada putusan mati berdasarkan putusan Mahkamah Agung maupun putusan Peninjauan Kembali.

Mengenai pelaksanaan terhadap putusan pihaknya masih menunggu dari kejagung tentang pelaksanaannya, dimana pihak kejaksaan hanya memberikan rekapan data terpidana mati yang ada diwilayah jajaran hukum Kejatisu.

“Nantinya yang mengeluarkan penetapan dari Kejagung dan pihak kejatisu segera melaksanakannya,” ujar Bobby Sandri.

Terkait adanya kemungkinan Okonkwo Nonso Kongleys mengajukan grasi ke Presiden RI, Bobby Sandri menegaskan sejauh ini pihaknya belum menerima informasi tersebut. “Untuk itulah kita terus melakukan kordinasi dengan pihak Kejagung,” paparnya.

Bobby Sandri menjelaskan, Okonkwo Nonso Kongleys sudah menjalani hukuman 11 tahun dan Lima bulan penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Sebelum di Lapas Nusakambangan, Okonkwo Nonso Kongleys pernah ditahan di Lapas Tanjunggusta Medan.

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis hukum mati kepada Okonkwo Nonso Kongleys karena terbukti berusaha menyeludupkan 1,18 kg Heroin ke Indonesia melalui Bandara Polonia Medan, pada 23 Oktober 2003 lalu.