Bandar Sabu Siantar Ngaku Dikendalikan Napi LP Tanjunggusta

Pematangsiantar|Hendri-Cok
Ada perkembangan menarik dari kasus penangkapan bandar narkoba Lenny, 38 tahun, warga Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, yang dilakukan Tim Intel Korem 022/PT  di depan Pabrik NV STTC, Senin, (23/05/2016) . Dari hasil intrograsi dilakukan Tim Intel Korem 022/PT, peredaran narkoba dilakukan Lenny dibantu oleh seorang tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjunggusta, Medan.

“Dari hasil introgasi singkat bahwa saudari Lenny mengaku dikendalikan oleh rekannya yang bernama Fery yang saat ini berada di LP Tanjung Gusta Medan karena tersangkut masalah pengedar Narkoba,” sebut sumber inforajawalinews.

Lenny berhasil dibekuk berawal dari Tim intelrem 022/PT mendapat informasi, bahwasannya ada pengedar Narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kota Pematangsiantar. Setelah mendapat informasi tersebut Tim intelrem 022/PT langsung mengadakan briefing untuk melakukan penangkapan.

Pada pukul 14.00 Tim bergerak dengan terlebih dahulu berkomunikasi dengan tersangka untuk menentukan jumlah dana yang disiapkan dan lokasi transaksi Narkoba tersebut.

Setelah komunikasi transaksi sudah disetujui oleh tersangka yaitu di Jalan Medan tepatnya di depan Indomart, Tim petugas berpencar menjadi beberapa bagian.

Pada pukul 14.20 tepatnya di depan Indomart saat transaksi Narkoba berlangsung dan sekaligus dilakukan upaya penangkapan, namun pada saat akan dilakukan penangkapan tersangka melarikan diri dengan menggunakan mobil merek Toyota Avanza warna Hitam Nopol BK 1800 MY ke arah STTC Jalan Justin Sihombing dan dilakukan pengejaran terhadap tersangka.

Pada pukul 14.30 tersangka berhasil ditangkap di Jalan Justin Sihombing tepatnya depan Pabrik NV STTC dengan cara memalangkan kendaraan di depan mobil tersangka. Setelah dilakukan penangkapan tersangka langsung dibawa ke kantor Tim Intelrem 022/PT untuk dimintai keterangan.

Hasil penangkapan dari tangan tersangka didapat dan dijadikan sebagai barang bukti yakni berupa 1 bungkus paket kecil narkoba jenis sabu, 1 bungkus Gula Batu sekitar 1 ons, 1 buah HP merek Samsung, 1 buah HP merek Sony, Uang senilai Rp. 2.570.000, 1 buah SIM atas nama Lenny, 1 buah ATM Mandiri, 1 buah kartu kompas Gramedia, 1 buah kartu tahapan Expresi, 1 buah Dompet warna hitam, 1 buah tas warna hitam.

Hasil pemeriksaan dan analisa Tim Intelrem 022/PT . Wanita Tionghoa ini mengakui salah satu bandar narkoba jenis sabu sabu untuk wilayah kota pematangsiantar.

Menurut Kapenrem 022/PT Mayor inf Rudi Julianto ketika dikonfirmasi Selasa, (24/05/2016) sekitar jam 21.00 wib membenarkan adanya penangkapan seorang wanita tionghoa sebagai Bandar Narkoba jenis sabu sabu.

”Dia (lenni) benar diamankan tim intel korem. Tetapi sudah kita serahkan ke BNNK Pematangsiantar.”ujar Kapenrem