Bappeda Gelar Rakor Penyusunan Perubahan RKPD 2016

Pj Walikota: “Lintas SKPD Harus Solid dan Saling Mendukung”

SIANTAR | inforajawali.com

Perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dilaksanakan dengan mempertimbangkan penyesuaian rencana kegiatan tahun 2016 dengan keadaan terkini sehingga tercapai pelaksanaan pembangunan yang optimal di Pematangsiantar. Perubahan ini tentunya harus mempedomani Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Demikian arahan Penjabat Walikota, Drs.Jumsadi Damanik,SH,M.Hum saat membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Perubahan RKPD Kota Pematangsiantar Tahun 2016 di Ruang Data Pemko, Selasa pagi (7/6).

Kegiatan ini diikuti seluruh Pimpinan SKPD dan para Direksi BUMD di lingkungan Pemko Pematangsiantar. Juga tampak hadir para Staf Ahli Walikota, para Asisten Sekda serta Inspektur.

Ditambahkan Pj Walikota, perubahan RKPD tentunya harus menyesuaikan dengan kondisi pada tahun berjalan, sesuai kerangka ekonomi daerah, sasaran pembangunan dan kegiatan prioritas lainnya.

“Perubahan RKPD juga diakibatkan keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun anggaran sebelumnya harus digunakan untuk tahun berjalan. Tentunya yang harus lebih dulu diprogramkan merupakan kegiatan yang prioritas dan menyangkut publik,”katanya.

Pj Walikota juga mengingatkan perlunya soliditas dan saling mendukung sesama SKPD agar tercipta suasana kerja yang saling koordinasi lintas SKPD dalam mencapai program kerja bersama. “Selain itu, perlu saya ingatkan agar penyerapan anggaran kita bisa lebih meningkat, sesuai dengan program kerja. Jangan sampai serapan anggaran kita rendah karena banyak kegiatan yang belum direalisasikan. Namun tentunya, capaian anggaran tersebut harus dikelola sesuai aturan,”katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir.Reinward Simanjuntak,MM mengajak seluruh SKPD untuk segera menyusun rencana Perubahan RKPD pada instansinya masing-masing.

Apalagi, perencanaan pembangunan di daerah harus mengacu pada tema pembangunan di tingkat provinsi maupun di tingkat pusat.

“Dengan demikian ada sinkronisasi antara program daerah dengan rencana pembangunan jangka menengah 2015-2015 sesuai dengan Trisaksi dan Nawacita,”katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda menjelaskan beberapa garis-garis besar yang menjadi prioritas pembangunan kota Pematangsiantar tahun 2016, terutama masalah peningkatan tata kelola pemerintahan, sarana prasarana kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pasar, ketahanan pangan maupun infrastruktur lainnya, dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor rill dan investasi daerah.