Terjadi di Asahan, Burung Gagak dan Anjing Ungkap Ibu Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelapnya “Hidup-Hidup” 

SIANTAR | IR

Burung Gagak dan Hewan Peliharaan Anjing ungkap misteri kasus pembunuhan di Air Joman Kabupaten Asahan. Dimana, seorang ibu tega mengubur bayi yang baru dilahirkan yang diduga hasil hubungan gelap “hidup-hidup”.

Informasi yang berhasil dihimpun di kamar forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, kemarin, bahwa mayat bayi pertama kali ditemukan warga bernama Panjul. Awalnya ia curiga melihat banyaknya burung gagak di lokasi TKP dan seerkor hewan peliharaan Anjing sedang mengorek-ngorek tanah di samping rumah Sutinah, Selasa (20/9).

Melihat hal tersebut, ia pun mendekati dansontak terkejut, ia mendapati mayat seorang bayi dengan kondisi tubuhnya sudah hancur dan sudah mengeluarkan aroma bau diduga akibat digigit anjing dan dipatuk burung Gagak.

“Awalnya kita terima informasi dari masyarakat yang menyatakan ada temuan bayi orok. Mendapat kabar itu kita langsung turun ke lokasi dan kita langsung mengevakuasi bayi tersebut dan kita bawa ke rumah sakit umum Kisaran,” jelas Kanit Reskrim Polsek Kisaran ketika ditemui di RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar, Rabu (21/9).

Dugaan sementara, ucap Iptu RS Girsang, temuan mayat bayi itu diduga hasil hubungan gelap cucu Sutinah berinisial OC (18) yang saat ini telah menghilang. Soalnya, sesuai pengakuan warga, OC gadis yang baru saja lulus SMA itu hamil.

“Hari Senin sudah menghilang dan bayi tersebut ditemukan di samping rumahnya,” ucapnya lagi. (THH)