Bupati Simalungun Hadiri Perayaan 35 Tahun Pusat Rehabilitasi Harapan Jaya

Simalungun | inforajawali.com

Bupati Simalungun menghadiri Pelaksanaan Perayaan memperingati 35 Tahun pusat rehabilitasi Harapan Jaya dalam melayani masyarakat penyandang disabilitas fisik yang sekaligus dengan perayaan ulang tahun pendirinya Sr. Jeanette van Passen yang ke 80 tahun. “Bersyukur kepada Tuhan sebab kekal kasih setiaNya.” Menjadi thema Acara yang dilaksanakan di Halaman pusat rehabilitasi di Kecamatan Siantar tersebut pada Jumat, (18/11/2016).

Anggiat Marbun, seorang penyandang disabilitas di tempat ini menyampaikan sejarah berdirinya pusat rehabilitasi ini. Dia menyampaikan pusat rehabilitasi ini didirikan pada 35 tahun lalu oleh Sr. Jeanette van Passen yang karena rasa prihatin terhadap para penyandang cacat yang sering disisihkan dan untuk membantu kinerja pemerintah memberikan pelayanan yang baik bagi para penyandang disabilitas fisik. Pada 06 Juli 1983, Bupati Simalungun yang pada saat itu dijabat oleh J.P. Silitonga menghibahkan sebidang tanah seluas 25.202 m2 yang ada di Kecamatan Siantar milik Pemerintah Kabupaten Simalungun, sehingga Pusat Rehabilitasi tersebut dapat dibangun lebih baik lagi. Dalam masa 35 tahun pelayanannya sekitar 7607 orang telah menikmati pelayanan di pusat rehabilitasi ini.

Sr. Jeanette yang merupakan pendiri yayasan ini menyampaikan bahwa kecintaanya terhadap kemanusiaan yang membuatnya mendirikan pusat rehabilitasi ini. “semua manusia yang memiliki anggota tubuh lengkap dan yang tidak lengkap semuanya saya cintai” ujarnya. Dia juga meminta kepada Pemerintah dan masyarakat agar bersama mendukung upaya pusat rehabilitasi ini dapat memberikan kesembuhan bagi penyandang disabilitas dan dapat berkarya bagi sekitarnya sehingga tidak selalu dipinggirkan.Secara khusus ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Simalungun yang senantiasa mendukung pelayanannya dari mulai berdiri hingga saat ini.

Bupati Simalungun dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pusat rehabilitasi tersebut. “dalam pelayanannya banyak orang yang telah terbantu mendapatkan pelayanan, operasi hingga keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka kelak” ujar Bupati. Bupati juga mengucap syukur atas motivasi yang diberikan oleh Sr. Jeannette bahwa “hidup adalah bagian dari pelayanan”. Kepada para dokter dan karyawan yang ada di tempat tersebut Bupati berpesan agar tidak bosan berdedikasi untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.

Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun 2017 Pemkab Simalungun akan memberikan bantuan sebesar 150 juta kepada pusat rehabilitasi ini. Sebagai ucapan syukur, secara pribadi dari keluarga JR. Saragih memberikan bantuan sebesar 20 juta.

Uskup Agung Medan, Mgr. Dr Anicetus Bongsu Sinaga, OFM Cap dalam sambutannya menyampaikan bahwa nilai- nilai kemanusian yang terkandung dalam UUD 1945 dan Pancasila telah dibuktikan ditempat ini. Persaudaraan, kerjasama dan perdamaian dari segala suku, agama dan ras yang bertujuan demi kemanusiaan bisa dirasakan di tempat tersebut. Dia mencontohkan bahwa Sr. Jeanette merupakan warga Belanda dan ia menunjukkan kasihnya kepada sesama manusia dengan mengabdi di pusat rehabilitasi untuk membantu para penyandang disabilitas mendapatkan kesembuhan. Mengakhiri sambutannya Uskup Agung menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Simalungun yang senantiasa menyempatkan diri untuk hadir dalam setiap kegiatan keagamaan terlebih acara Katolik.

Pada acara tersebut juga ditampilkan sebuah fragmen yang bercerita tentang seorang penyandang disabilitas fisik bernama Gomgom Manalu (19 tahun). Mengalami cacat fisik bengkok tulang punggung akibat terjatuh ketika anak- anak, ia juga lumpuh karena kejadian tersebut. Setelah menjalani pengobatan di Pusat rehabilitasi Harapan Jaya saat ini Gomgom sudah dapat berjalan kembali.

Editor : Hendri Siadari