Kedan Ombudsman RI Desak Kapolres Sergei Seret Pelaku Pelecehan Seks Guru Honorer

Kedan Ombudsman RI Desak Kapolres Sergei Seret Pelaku Pelecehan Seks Guru Honorer

Sergei | inforajawali.com

Kedan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara minta Kepala Polisi Resort (kapolres) Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH.MHum untuk menyeret dan mentuntaskan penyidikan laporan pegawai honorer salah satu MAN di Sergei.

Korban YE (29) yang mengalami pelecehan seks oleh terlapor berinisial FN kepala sekolah salah satu MAN di Sergei sesuai LP nomor.STTLP/180/IX/2020/SU/RES SERGEI. tanggal 17 September 2020.

Kepada Media, Ratama Saragih sebagai kordinator kedan Ombudsman RI.Sumatera Utara, Kamis (15/07/2021). Walikota LSM Lira ini menegaskan bahwa pelecehan seks yang diduga dilakukan FN masuk kategori tindak pidana kesusilaan dengan delik aduan relatif (relatieve klachdelict).

Menurutnya, Jika dilihat dari pernyataan pelapor bahwa ianya diancam oleh si terlapor, maka patutlah penyidik polres serdang bedagai mengganjarnya dengan pasal 289 HUKPidana dengan ancaman maksimal 9(sembilan) tahun.

Ratama Saragih juga meminta Polres Serdang Bedagai harus lakukan transparansi penyidikan sebagai wujud penegakan hukum dalam sistem peradilan pidana di Indonesia dan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap polri, terlebih lagi dalam mewujudkan Polri Presisi yang berkeadilan.

Sangat disesalkan jika Polres Serdang Bedagai tak mampu menyeret pelaku/terlapor ke meja hijau, karena korban pelecehan seks ini sudah kehilangan pekerjaannya sebagai tenaga honorer di salah satu MAN di Sergei.

Berlarutnya proses penyidikan/penyidikan kasus ini sudah pertanda buruk pelayanan bagi publik.
Seluruh kedan Ombudsman.RI memberi dukungan kepada korban pelecehan YE untuk terus berjuang mencari keadilan, tutup Ratama. (Anton Garing)

Penulis : Hendri Siadari