Sempat Dihalangi Keluarga Saat Ditangkap, 2 Pemuda ini Bersembunyi di Plafon Rumah

Medan-Sempat berusaha bersembunyi di plafon rumah, ABD alias Konang (39) dan IRL (38) alias Kardut, keduanya warga Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, berhasil diciduk aparat dari Polsek Sunggal.

Kedua diciduk dari persembunyiannya di rumah ABD alias Konang, Selasa (14/09/2021), sekira pukul 21.00 WIB. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 unit speaker, 1 (satu) unit alat musik piringan hitam beserta 1 box fiber yang berisikan 94 keping piringan hitam.

“Kita juga mengamankana alat yang dipergunakan keduanya saat membobol warung korban berupa 1 buah Obeng, buah tang dan 1 unit sepeda motor Honda Beat”, kata Plt Kapolsek Sunggal AKP P Panjaitan SH MH melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH, Sabtu (18/09/2021).

Penangkapan itu berawal dari laporan Y Fauzan (34) warga Tanjung Rejo ke Polsek Medan Sunggal, Sabtu (11/09/2021) lalu. Kepada Polisi, Y Fauzan melaporkan kehilangan sejumlah alat elektronik di kafe miliknya terletak di Jalan Ringroad, Medan, telah hilang. Y Fauzan curiga barang-barang itu hilang karena dicuri.

Menindak lanjuti laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya mendapatkan petunjuk menduga pelaku pencurian itu adalah ABD alias Konang dan IRL alias Kardut.

Tidak mau buruan hilang, sejumlah personel Polsek Sunggal terdiri dari Kanit Reskrim didampingi Panit Iptu Ibrahim Sofie SH dan Ipda Bambang Wahid segera mendatangi rumah ABD alias Konang.

Setiba disana, kata Budiman Simanjuntak, keluarga tersangka berupaya menghalangi petugas untuk membawa ABD alias Konang dan IRL alias Kardut ke Polsek Sunggal untuk dimintai keterangannya.

“Bahkan menutup pintu rumah meskipun petugas sudah menunjukkan surat perintah,” tutur Budiman Simanjuntak didampingi Kasi Hukum Aiptu Ngatijan dan Kasi Humas Aiptu Roni Sembiring.

Menghadapi situasi tersebut, sambung Budiman Simanjuntak, pihaknya meminta bantuan personel guna menjaga agar situasi tetap kondusif sekaligus mengupayakan pendekatan persuasif kepada keluarga tersangka.

“Namun keluarga tersangka tetap tidak membuka pintu rumah sehingga terpaksa kita dobrak dan keduanya berhasil kita amankan saat bersembunyi di atas plafon rumahnya berikut barang milik korban yang masih disimpan didalam rumah tersangka,” paparnya lagi.

Saat ini, keduanya sudah diahan di RTP Polsek Sunggal dan dipersangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

“Kami juga mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kami selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah dan program Presisi Kapolri dalam pelaksanaan tugas,” paparnya. (ck/erwin surbakti)