Pemkab Karo Alami Penurunan Transfer Pemerintah Pusat

Tanah Karo-Bupati Kabupaten Karo Cory Sebayang mengatakan, Pemkab Karo mengalami penurunan dari pendapatan transfer pemerintah pusat.

Penurunan terjadi sebesar Rp 35.999.002.146 dari semula pada APBD induk TA.2021 Rp 1.208.905.575.632 menjadi sebesar Rp 1.172.906.573.486 pada P-APBD TA 2021.

“Pendapatan transfer antar daerah diproyeksikan tidak mengalami perubahan pada P-APBD TA 2021 yakni sebesar Rp 32.168.633.632, penurunan pendapatan transfer pemerintah pusat didominasi penurunan DAU, DAK Fisik, DAK non fisik,” kata Cory Sriwaty Sebayang.

Hal itu disampaikan Cory Sriwaty Sebayang, dalam sidang paripurna di gedung DPRD Karo, Senin (20/09/2021).

Rapat paripurna dipimpin ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Br Tarigan didampingi Wakil Ketua Sadarta Bukit dan Davit Christian Sitepu yang turut dihadiri Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah serta unsur Forkopimda.

Penurunan tersebut sebut Cory Sriwaty Sebayang, merupakan penyesuaian terhadap Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dengan merujuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor:17/PMK.07/2021, dalam rangka mendukung penanganan Pandemik Covid-19 dan dampaknya sebagaimana diubah Permenkeu nomor: 94/PMK.07/2021.

“Begitu juga dengan Pendapatan Daerah yang sah diproyeksikan tidak mengalami perubahan pada P-APBD TA.2021 ini yakni sebesar Rp.52.315.800.000,- ” urai Cory Sebayang. (Jhon)